Pengaruh Problem Posing Learning (PPL) terhadap Kemampuan Berpikir Analitis dan Pemahaman Konsep Fisika

Risa Indah, Kadim Masjkur, Parno Parno

Abstract


Model pembelajaran Problem Posing Learning menuntut siswa membuat pertanyaan sendiri berdasarkan stimulus yang diberikan guru. Melalui langkah pembelajaran PPL tersebut siswa dapat aktif berpikir selama pembelajaran sehingga lebih memahami konsep fisika. Fisika yang selalu disertai dengan soal-soal memerlukan kemampuan berpikir dan pemahaman konsep yang baik. Pada kenyataannya, masih sedikit siswa yang dapat menyelesaikan soal dan permasalahan fisika melalui beberapa langkah berpikir. Oleh karena itu, model pembelajaran PPL diterapkan dengan tujuan untuk melatih dan membiasakan siswa berpikir analitis dan mencapai pemahaman konsep yang baik. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu tipe posttest only control group design. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil: (1) kemampuan berpikir analitis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada siswa kelas kontrol; dan (2) pemahaman konsep siswa kelas eksperimen tidak lebih baik daripada siswa kelas kontrol.

Keywords


Problem posing learning; kemampan berpikir analitis; pemahaman konsep

Full Text:

PDF

References


L. Elder dan R. Paul, Analytic thinking. Tomales: Foundation for Critical Thinking, 2007.

D. R. Krathwohl, “A revision of Bloom’s taxonomy: An overview,” Theory Pract., vol. 41, no. 4, hlm. 212–218, 2002.

M. R. A. Taqwa dan R. Faizah, “Perlunya program resitasi untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami konsep gaya dan gerak,” dalam Pros. Semnas Pend. IPA Pascasarjana UM, Malang, 2016, hlm. 365–372.

M. R. A. Taqwa, “Profil pemahaman konsep mahasiswa dalam menentukan arah resultan gaya,” dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains, Surabaya, 2017, hlm. 79–87.

J. L. Docktor dan J. P. Mestre, “Synthesis of discipline-based education research in physics,” Phys. Rev. Spec. Top.-Phys. Educ. Res., vol. 10, no. 2, hlm. 020119, 2014.

A.-I. Sitthipon, “Development of teachers’ learning management emphasizing on analytical thinking in Thailand,” Procedia-Soc. Behav. Sci., vol. 46, hlm. 3339–3344, 2012.

M. R. Marini, “Analisis kemampuan berpikir analitis siswa dengan gaya belajar tipe investigatif dalam pemecahan masalah matematika,” Artik. Ilm., hlm. 1–10, 2014.

M. Rahmad dan D. Norhamidah, “Hasil Belajar Fisika Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Di Kelas X4 Man 1 Pekanbaru,” J. Geliga Sains, vol. 3, no. 02, 2012.

S. Çıldır dan N. Sezen, “A study on the evaluation of problem posing skills in terms of academic success,” Procedia-Soc. Behav. Sci., vol. 15, hlm. 2494–2499, 2011.

C. Işık, T. Kar, T. Yalçın, dan K. Zehir, “Prospective teachers’ skills in problem posing with regard to different problem posing models,” Procedia-Soc. Behav. Sci., vol. 15, hlm. 485–489, 2011.

Z. Ghasempour, N. Bakar, dan G. R. Jahanshahloo, “Innovation in teaching and learning through problem posing tasks and metacognitive strategies,” Int. J. Pedagog. Innov., vol. 1, no. 01, 2013.

I. M. Astra dan M. Jannah, “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing Tipe Pre-Solution Posing Terhadap Hasil Belajar Fisika dan Karakter Siswa SMA,” J. Pendidik. Fis. Indones., vol. 8, no. 2, 2012.

A. Irianto, “Statistik Konsep Dasar, Aplikasi, dan Pengembangannya,” Jkt. Kencana Prenada Media Group, 2010.

M. B. A. Riduwan, Dasar-dasar statistika. Bandung: Alfabeta, 2003.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um058v2i1p11-17

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Riset Pendidikan Fisika



View My Stats


Journal Riset Pendidikan Fisika is indexed by: