KONSTRUKSI SOSIAL DALAM KELUARGA PENGEMIS DI KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG
Abstract
Dalam proses sosial, individu manusia dipandang sebagai pencipta realitas sosial yang relatif bebas dalam dunia sosialnya, oleh karena itu konstruksi yang dibangun oleh tiap-tiap individu berbeda-beda. Begitu pula dengan konstruksi sosial yang dibangun dalam keluarga hingga menciptakan sebuah fenomena pengemis yang terjadi secara turun-temurun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konstruksi yang dibangun hingga menyebabkan perilaku mengemis menjadi sebuah budaya dalam keluarga. Penelitian ini dilakukan terhadap dua keluarga di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dimana keluarga pertama terdiri dari 3 informan dan keluarga kedua terdiri dari 2 informan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan yaitu anggota keluarga yang beprofesi sebagai pengemis. Dari hasil penelitian ditemui berbagai macam konstruksi sosial yang dilakukan informan. Proses dialektika ini terjadi melalui eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Dalam eksternalisasi diketahui informan melakukan adaptasi nilai dan norma berupa penyesuaian sikap dan penampilan. Informan melakukan pembedaan realitas yang berfungsi sebagai pembeda dan pemantapan atas peranan yang dipilih dalam bentuk penampilan dan sikap sebagai seorang pengemis. Internalisasi informan atas nilai dan norma dalam sosialiasi primer dan sekunder tidak berlangsung sempurna. Hal inilah yang menyebabkan informan mengaktualisasikan dirinya sebagai seorang pengemis.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Creswell, Jhon W. 2007. Qualitative Inquiry and Research Design : Choosing Among Five Tradition. Bandung : Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia
Christiawan, dkk. 2017. Determinasi Keberadaan Pengemis Perkotaan di Kecamatan Denpasar Barat. Vol 6 (1). (Online), (https://www.research gate.net /profile/Indra_Christiawan/publication), diakses pada 27 November 2018
Damayanti, Febriana. 2016. Kondisi Sosial Ekonomi Pengemis Dalam Perspektif Teori Dramaturgi. Skripsi Tidak diterbitkan. Semarang : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang
Manuaba, Putra. 2008. Memahami Teori Konstruksi Sosial. Vol 21 (3). (Online), (http://journal.unair.ac.id/downloadfull/MKP2603-d17a31df4afullabstract.pdf), diakses pada 25 November 2018
Matnuh. H, Ramadhani. M, Sarbaini. 2016.
Peran Dinas Sosial Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Banjarmasin. Vol 6 (11), (Online), (https://media.neliti.com/ media/publications/121735-ID-peran-dinas -sosial-dalam-penanggulangan.pdf), diakses pada 01 Desember 2018
Suryawati, Chriswardani. 2005. Memahami Kemiskinan Secara Multidimensional. Vol 8 (3), . (Online), (https://media.neliti. com/media/publications/22327-ID-mema hami-kemiskinan-secara-multidimensiona l.pdf), diakses 01 Desember 2018
Susanti. 2016. Peran Lingkungan Dalam Pembentukan Karakter Mandiri Pada Anak Usia Dini. Skripsi Tidak diterbitkan. Yogyakarta : Program Studi Guru Raudlatul Athfal
Wahib, Abdul. 2015. Konsep Orang Tua dalam Membangun Kepribadian Anak. Vol 2 (1). (Online), (http://ejournal.kope rtais4.or.id/mataraman/index.php/paradigma/article/view/898/653), diakses pada 25 November 2018
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um021v3i1p47-54
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis
Editorial Office:
Sociology Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Malang
Semarang St. No. 5 Building I3-101 65145.
Phone. (0341) 551312. line. 375, 376 (20)
Homepage: http://journal2.um.ac.id/index.php/jsph/index
email: jsphum@yahoo.co.id
ISSN 2502-7875 (printed)
ISSN 2527-5879 (online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.