R.G. Collingwood dalam Idealisme Historis

Daya Negri Wijaya

Abstract


Abstrak. Robin George Collingwood adalah seorang filsuf dan sejarawan dari Inggris. Dia berupaya untuk memisahkan bagaimana memahami kejadian alam dan historis dengan baik. Dia berasumsi bahwa keduanya memiliki karakter yang berbeda. Proses pencariannya tersebut telah membawanya pada salah satu cara dalam mendekati sejarah. Dia melihat bahwa sejarah tidak akan dapat dipahami tanpa menggambarkan kembali pemikiran-pemikiran pelaku atau seorang tokoh sejarah dalam suatu narasi. Pemikirannya tersebut tentu saja bercorak idealisme historis sebagai hasil akumulasi kecenderungan filsafat di zamannya yang berusaha mengawinkan kritisisme Kant dan idealisme Hegel. Selain itu, pandangan Collingwood pada manusia dan sejarah juga akan disinggung serta re-enactment sebagai pendekatan sejarah akan menjadi porsi utama tulisan ini. Sebagai penutup, akan disajikan pula tujuan dari sejarah menurut Collingwood yakni meraih kebebasan. 

Kata-kata kunci: peristiwa, kritisisme Kant, idealisme Hegel, re-enactment

Abstract.Robin George Collingwood is the English philosopher and historian. He tries to separate on how to well understand natural phenomena and historical phenomena. He assumes that both of phenomena have the different character and in searching of the truth leading him to a method how to approach history. He thinks that history could not be understood without re-enacting the thinking of historical personage in a historiography. His thought is absolutely categorized as the historical idealism which is as a result of combination between Kant’s criticism and Hegel’s idealism. In addition, Collingwood’s view on man and history will be explained in this paper and the method of “re-enactment” will be the main concern of this paper. To sum up, it is also described that the main aim of history, based on Collingwood’sview, gains the liberty .

Keywords: event, Kant’s criticism, Hegel’s idealism, re-enactment

References


Abdillah, A. 2012. Pengantar Ilmu Sejarah. Bandung: Pustaka Setia.

Abidin, Z. 2009. Filsafat Manusia: Memahami Manusia melalui Filsasat. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Adisusilo, S. 2014. Filsafat Sejarah Spekulatif: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Penerbit Universitas Sanata Dharma.

Ali, M. 2005. Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Yogyakarta: LkiS.

Collingwood, R.G. 1939. An Autobiography. Oxford: Oxford University Press.

Collingwood, R.G. 1985. Idea Sejarah. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.

Daliman, A. 2012. Manusia & Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Descartes, R. 2015. Diskursus & Metode: Mencari Kebenaran dalam Ilmu-Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: IRCISoD.

Gardiner, P. 1959. Theories of History. New York: The Free Press.

Hadiwijana. 1980. Sari Sejarah Filsafat Barat II. Yogyakarta: Kanisius.

Hamid, A.R. & M.S Madjid. 2011. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Hariyono. 2006.Metodologi Sejarah. Diktat Tidak Diterbitkan. Malang: FS UM.

Hatta, M. 1986. Alam Pikiran Yunani. Jakarta: UI-Press.

Hegel, G.W.F. 2005. Nalar dalam Sejarah. Jakarta: Teraju.

Kartodirdjo, S. 1993.Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.

Kuntowijoyo. 2003. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Ma’arif, A.S. 2003. Benedetto Croce dan Gagasannya tentang Sejarah. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.

Sjamsuddin, H. 2007. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak, 2007

Wijaya, D. 2013. Teori dan Praksis Sejarah Gagasan. Yogyakarta: Kanisius.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Daya Negri Wijaya



Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,  
Phone. (0341) 551312,
email: jsb.journal@um.ac.id
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya

P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

  Creative Commons License
This work is licensed under a CC BY SA 4.0.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats 

Flag Counter