Banjir dan upaya penanggulangannya di Mojokerto (1970an-2017)
Abstract
Sebagai daerah yang memiliki kondisi geografis dan topografi yang beragam, Mojokerto termasuk dalam kawasan yang rentan akan bencana alam. Salah satu bencana yang sering melanda daerah ini adalah banjir. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan sejarah banjir dan upaya mitigasinya secara struktural dan non-struktural di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Melalui metode sejarah dengan melakukan pembacaan mendalam terhadap sumber-sumber arsip, surat kabar, foto, laporan daerah, artikel dan buku penulis berusaha untuk menarasikan peristiwa banjir di Mojokerto dengan perspektif sejarah lingkungan material. Yang mana perspektif ini menjelaskan mengenai perubahan fisik (materi) wilayah hutan, sungai dan perkotaan, baik akibat bencana banjir maupun sebelum banjir terjadi. Tulisan ini menunjukan bahwa bencana banjir di Mojokerto yang telah berlangsung sejak lama ternyata masih berlanjut hingga saat ini. Hal ini dikarenakan upaya mitigasinya yang belum maksimal. Sehingga, diperlukan suatu penanganan yang sistematis dari kerjasama antar pemerintah dan masyarakat yang bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Mojokerto.
As a region with diverse geographical and topographical conditions, Mojokerto is prone to natural disasters. One of the most common disasters in the area is flooding. This paper aims to explain the history of flooding and its structural and non-structural mitigation efforts in Mojokerto district and city. Through the historical method of conducting in-depth readings of archival sources, newspapers, photographs, regional reports, articles and books, the author attempts to narrate flood events in Mojokerto from the perspective of material environmental history. This perspective explains the physical (material) changes in forests, rivers and urban areas, both as a result of floods and before the floods occurred. This paper shows that flooding in Mojokerto, which has been going on for a long time, continues to this day. This is because the mitigation efforts have not been maximized. So, a systematic handling of cooperation between the government and the community is needed to solve the problem of flooding in Mojokerto.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
A’zhami, B. S. N., & Kusnan, K. (2017). Pengaruh Normalisasi Kali Sadar Terhadap Sistem Drainase Pengendalian Banjir Wilayah Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Rekayasa Teknik Sipil, 3(3), 181–191.
Antara. (1976a, January 1). Kerugian Akibat Banjir dan Angin Puyuh di Jatim Rp. 31,5 Juta Lebih.
Antara. (1976b, March 7). Gubernur Jatim Bantu Rp. 5 Juta dan Lima Ton Beras Untuk Korban Banjir Mojokerto.
Antara. (2014, January 28). Ratusan Rumah di Mojokerto Terendam Banjir. https://www.antaranews.com/berita/416398/ratusan-rumah-di-mojokerto-terendam-banjir
Antara. (2015, February 13). Banjir Mojokerto. https://jatim.antaranews.com/berita/230996/banjir-mojokerto
Badan Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto. (2015). Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1981). Statistik Kabupaten Daerah Tingkat II Mojokerto tahun 1980.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1982). Statistik Kabupaten Daerah Tingkat II Mojokerto tahun 1981.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1983). Statistik Kabupaten Daerah Tingkat II Mojokerto tahun 1982. https://perpustakaan.bps.go.id/opac/details/111.1010.1002
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1987). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1986.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1989). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1987.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1990). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1988.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1992). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1990.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1993). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1991-1992.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1994). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1993.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1996). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1995.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1997). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1996.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1998). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1997.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1999). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1998.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2000). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1999.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2003). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2002.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2004). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2003.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2005). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2004. Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2006). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2005/2006.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2008). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2008.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2009). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2009.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2010). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2010.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2011). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2011.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2012). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2012.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2015). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2015.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2016). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2016.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2017). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2017. https://jeparakab.bps.go.id/indicator/12/266/1/penduduk-menurut-kelompok-umur-dan-kecamatan-di-kabupaten-jepara.html
Badan Pusat Statistik Kota Mojokerto. (2007). Kota Mojokerto Dalam Angka 2006/2007.
Badan Pusat Statistik Kota Mojokerto. (2017). Kota Mojokerto Dalam Angka 2017.
Bahtiyar, A. D. R., Hoyyi, A., & Yasin, H. (2014). Ordinary Kriging Dalam Estimasi Curah Hujan Di Kota Semarang. Jurnal Gaussian, 3(2), 151–159.
Berita Yudha. (1983a, February 8). Menanggulangi Tanah Kritis Menjadi Subur di Mojokerto.
Berita Yudha. (1983b, April 23). Penyelesaian Sertipikat Tanah Yang Terlambat Jangan Ditafsirkan Tidak2.
Butarbutar, T., Suryandari, E. Y., & Astana, S. (2015). Fenomena Perubahan Iklim Dan Dampaknya Terhadap Banjir Dan Tanah Longsor: Adaptasi dan Kebijakan Yang Diperlukan di Kabupaten Mojokerto dan Jawa Timur. Seminar Nasional Restorasi DAS. https://123dok.com/document/y4mele5y-fenomena-perubahan-dampaknya-adaptasi-kebijakan-diperlukan-kabupaten-mojokerto.html
Cahyaningrum, G. A. (2020). Bencana Banjir di Pulau Madura 1875-1940. Pustaka Indis.
Detiknews. (2010a, February 6). Hujan Deras, 5 Kecamatan di Mojokerto Banjir. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-1307218/hujan-deras-5-kecamatan-di-mojokerto-banjir
Detiknews. (2010b, December 6). Banjir di Mojokerto Meluas. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-1510424/banjir-di-mojokerto-meluas
Detiknews. (2011, March 26). Sejumlah Desa di Mojokerto & Gresik Banjir Lagi, Kali Lamong Meluap.
Detiknews. (2012, December 28). Banjir Rendam Ratusan Rumah di Dua Kecamatan Mojokerto. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-2128758/banjir-rendam-ratusan-rumah-di-dua-kecamatan-mojokerto
Detiknews. (2013a, February 25). Ketinggian Air Sempat 1 Meter, Banjir di Mojokerto Mulai Surut. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-2178469/ketinggian-air-sempat-1-meter-banjir-di-mojokerto-mulai-surut
Detiknews. (2013b, March 4). Ratusan Rumah di Mojokerto Kembali Terendam Banjir. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-2184502/ratusan-rumah-di-mojokerto-kembali-terendam-banjir
Detiknews. (2014, April 9). Empat Dusun di Mojokerto Banjir, TPS Diungsikan. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-2549682/empat-dusun-di-mojokerto-banjir-tps-diungsikan
Giarno, G., Dupe, Z. L., & Mustofa, M. A. (2012). Kajian Awal Musim Hujan dan Awal Musim Kemarau di Indonesia. Jurnal Meteorologi Dan Geofisika, 13(1), 1–8. https://doi.org/10.31172/jmg.v13i1.113
Gunawan, R. (2010). Gagalnya Sistem Kanal: Pengendalian Banjir Jakarta dari Masa ke Masa. Kompas.
Husain, S. B. (2020). Banjir di Kota Surabaya Paruh Kedua Abad ke-20. Ombak.
kbr.id. (2013, February 25). Hujan Semalaman, Ratusan Rumah di Mojokerto Terendam Banjir. https://kbr.id/nusantara/02-2013/hujan_semalaman__ratusan_rumah_di_mojokerto_terendam_banjir/53124.html
Kompas.com. (2011a, March 24). 5 Desa di Mojokerto Terendam Banyak Luapan Kali Lamong. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-1600174/5-desa-di-mojokerto-terendam-banjir-luapan-kali-lamong
Kompas.com. (2011b, March 24). Banjir Bandang Rendam 3 Desa Mojokerto. https://regional.kompas.com/read/2011/03/24/19555952/index.html
Kompas.com. (2012, February 3). Banjir Bandang Terjang Tempat Wisata. https://regional.kompas.com/read/2012/02/03/21004667/~Regional~Jawa
Kompas. (2009a, February 26). Bencana Banjir: Dua Orang Tewas di Solo, Beberapa Daerah Terendam.
Kompas. (2009b, February 27). 20.000 Rumah Terendam Lagi, Banjir Terbesar sejak 1982.
Kompas. (2009c, March 1). Banjir di Jatim Meluas.
Kompas. (2009d, March 6). Banjir di Jatim.
Kompas. (2009e, March 7). Lagi, Banjir Besar di Jawa: Curah Hujan Bulan Maret di perkirakan Lebih Tinggi.
Koran Memo. (2015, February 13). Sungai Lamong Meluber, Lima KK Diungsikan.
Kuntowijoyo. (2013). Pengantar ilmu sejarah. Tiara Wacana.
Kuswendi, U., & Trilaksana, A. (2015). Pengelolaan Sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat di BKPH Kemlagi Kesatuan Pemangkuan Hutan Mojokerto Tahun 2001-2007. AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah, 3(1), 170–177.
McNeill, J. R. (2003). Observations on the nature and culture of environmental history. History and Theory, 42(4), 5–43.
Muslihuddin. (2022). wawancara pribadi, 5 Agustus 2022.
Nucifera, F., & Putro, S. T. (2017). Deteksi Kerawanan Banjir Genangan Menggunakan Topographic Wetness Index. Media Komunikasi Geografi, 18(2), 107–116.
Okezone. (2012a, February 2). Banjir Landa 3 Kecamatan di Mojokerto. https://news.okezone.com/read/2012/02/02/447/568248/banjir-landa-3-kecamatan-di-mojokerto
Okezone. (2012b, February 5). Banjir Bandang Terjang Mojokerto. https://video.okezone.com/play/2012/02/05/22/23756/banjir-bandang-terjang-mojokerto
Okezone. (2014, February 4). Mojokerto Banjir, Puluhan Rumah & Ratusan Hektare Padi Terendam. https://news.okezone.com/read/2014/02/04/521/936013/mojokerto-banjir-puluhan-rumah-ratusan-hektare-padi-terendam
Okezone. (2015, February 13). Kali Lamong Meluap, Surabaya dan Mojokerto Banjir. https://news.okezone.com/read/2015/02/13/340/1105592/kali-lamong-meluap-surabaya-dan-mojokerto-banjir
Parsada, L. A., Pramana, T. G. R., Edhisono, S., & ari Wulandari, D. (2018). Perencanaan Sudetan Sungai Kuala Tendeki Pada Jalan Tol Manado–Bitung. Jurnal Karya Teknik Sipil, 7(2), 7–18.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto. (2015). RPI2JM Kabupaten Mojokerto Tahun 2016-2020.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto. (2019). Rancangan Akhir RKPD Kabupaten Mojokerto Tahun 2020.
Pujiraharjo, A., Rachmansyah, A., Wijatmiko, I., Suharyanto, A., Zaika, Y., Pudyono, P., & Hasyim, M. H. (2014). Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Ketersediaan Air Baku di Kabupaten Mojokerto. Rekayasa Sipil, 8(1), 55–64.
Radar Mojokerto. (2002a, January 18). Balasan Hektar Sawah Tenggelam.
Radar Mojokerto. (2002b, January 23). Ratusan Rumah Tergenang Air, Siswa SDN Dua Kelurahan Diliburkan.
Radar Mojokerto. (2002c, January 24). Lima Desa Tenggelam, Banjir Melanda Pungging.
Radar Mojokerto. (2002d, January 26). Banjir Bandang Terjang Ngoro.
Radar Mojokerto. (2002e, January 30). Lagi, Tanggul Sungai Sadar Jebol.
Radar Mojokerto. (2002f, February 3). Penyebabnya Hutan Gundul Akibat Dijarah Massa.
Radar Mojokerto. (2002g, February 5). 125 Ribu Pohon di tanam.
Radar Mojokerto. (2002h, February 9). Bahu Membahu Cegah Banjir.
Radar Mojokerto. (2002i, December 12). Pacet Longsor, Saatnya Introspeki.
Radar Mojokerto. (2003a, January 13). Sungai Brantas Meluap.
Radar Mojokerto. (2003b, January 18). Karena Kerja Sama Semua Pihak.
Radar Mojokerto. (2003c, January 19). Reboisasi Terbesar di Jatim, Bupati Achmady Canangkan Gerakan Penghijauan.
Radar Mojokerto. (2004a, February 5). 10 Kecamatan Tenggelam.
Radar Mojokerto. (2004b, February 7). Yusuf Kalla Tuding Perhutani.
Radar Mojokerto. (2004c, February 8). Sebagai Pengelola Hutan, Perhutani Harus Bertanggungjawab.
Radar Mojokerto. (2004d, February 12). Tanggul Jebol Mulai Ditambal.
Radar Mojokerto. (2004e, February 21). Pertokoan di Atas Sungai Sinoman Kapan Dibongkar?
Radar Mojokerto. (2008a, December 8). 2009, Kota Bebas Banjir. Buat Sudetan Serap Rp. 2,6 Miliar.
Radar Mojokerto. (2008b, December 13). Ratusan Rumah Terendam.
Radar Mojokerto. (2009, March 9). Saat Banjir Tak Terelakkan di Musim Hujan.
Radar Mojokerto. (2016a, January 21). Banjir, Dua Kecamatan Terendam.
Radar Mojokerto. (2016b, January 22). Waspada Banjir Susulan, Empat Sungai di Kabupaten Rawan Meluap.
Radar Mojokerto. (2016c, January 23). Banjir Kepung Mojokerto.
Radar Mojokerto. (2016d, January 23). Di kota, Enam Sekolah dan Terminal Lumpuh.
Radar Mojokerto. (2016e, January 24). Atasi Banjir, Pemkot Diandalkan Rumah Pompa.
Radar Mojokerto. (2017a, January 14). Bencana Hantam Mojokerto.
Radar Mojokerto. (2017b, January 14). Tiga Dusun Terendam.
Radar Mojokerto. (2017c, January 28). Sebulan, 19 Bencana Melanda
Mojokerto Puting Beliung, Longsor dan Banjir.
Radar Mojokerto. (2017d, January 31). Mojoanyar Diterjang Banjir.
Radar Mojokerto. (2017e, March 2). Normalisasi Sungai Bisa Tekan Banjir.
Radar Mojokerto. (2017f, April 3). Normalisasi Kali Sadar di Mojokerto.
Rahayu, N. D., Sasmito, B., & Bashit, N. (2018). Analisis Pengaruh Fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Terhadap Curah Hujan di Pulau Jawa. Jurnal Geodesi Undip, 7(1), 57–67.
Ridhoi, R., Hudiyanto, R., Jauhari, N., Nuriansyah, J. S., Fani, D. E., Restanti, N. A. D., Illahi, N. P. F., Novel, M., & Hadi, A. F. (2021). Sejarah Banjir Sampang, 1872-2020. Java Creative.
Rosyidie, A. (2013). Banjir: Fakta dan Dampaknya, Serta Pengaruh dari Perubahan Guna Lahan. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 24(3), 241–249. https://doi.org/10.5614/jpwk.2013.24.3.1
Siburian, R. (2004). Kebijakan Kehutanan dan Akibatnya bagi Masyarakat Lokal. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 6(1), 121–136.
Sinar Harapan. (1977, December 10). Dua Proyek Padat Karya Kekeringan di Mojokerto.
Sindonews.com. (2015, April 22). Ratusan Rumah di Mojokerto Terendam Air hingga 1 Meter. https://nasional.sindonews.com/berita/992490/149/ratusan-rumah-di-mojokerto-terendam-air-hingga-1-meter
Sofyan, M. (2016). Analisa Kepuasan Masyarakat Kota dan Kabupaten Mojokerto Terhadap Proyek Pengendalian Banjir Perkotaan Dengan Metode Importance Performance Analysis. Jurnal Eksekutif, 13(2), 320–329.
Sulam. (2023). wawancara pribadi, 22 Mei 2023.
Sulistyowati, A. N. A. (2014). Kesiapsiagaan Masyarakat Rawan Bencana Banjir di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta [Universitas Muhammadiyah Surakarta]. https://eprints.ums.ac.id/29085/
Supriyani, E., Bisri, M., & Dermawan, V. (2012). Studi Pengembangan Sistem Drainase Perkotaan Berwawasan Lingkungan (Studi Kasus Sub Sistem Drainase Magersari Kota Mojokerto). Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering, 3(2), 112–121.
Surabaya Post. (1977, December 13). Menyelamatkan 68 hektar sawah.
Surabaya Post. (1978a, December 16). 115 Rumah di Desa Jumeneng terendam banjir.
Surabaya Post. (1978b, December 27). 254 Hektar Sawah Tergenang Banjir di Mojokerto.
Trilaksono, A., Artono, A., & Kuswendi, U. (2020). Reformasi Agraria di Indonesia: Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat. Unesa University Press.
Virgiawan, C., Hindun, I., & Sukarsono, S. (2015). Studi Keanekaragaman Capung (Odonata) Sebagai Bioindikator Kualitas Air Sungai Brantas Batu-Malang dan Sumber Belajar Biologi. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 1(2), 188–196.
Wardhana, L. H., & Murtini, S. (2018). Kajian Perkembangan Kota dan Daya Dukung Lahan di Kawasan Wilayah Kota Mojokerto. Swara Bhumi, 5(6), 1–6.
Warta Berita. (1976). Sebagian Besar Bantuan Presiden Untuk Jatim Digunakan Untuk Atasi Akibat2 Banjir Mojokerto.
Wiguno. (2022). wawancara pribadi, 4 Agustus 2022.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v17i22023p164-182
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,
Phone. (0341) 551312,
email: [email protected]
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya
P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

This work is licensed under a CC BY SA 4.0.





