Banjir Jambi 1955 dan redupnya peran Sungai Batanghari

Muhamad Taofik Kurohman, Hilma Rosdiana

Abstract


The objectives of this study are to explain the history of the ecological relationship between the Jambi people and the Batanghari River, explain the changes in the ecological relationship between the Batanghari River and the Jambi people, and explain the impact of the 1955 flood in Jambi. This research was studied using primary and secondary historical sources. The method used is the historical method, through the process of heuristics, source criticism, interpretation and historiography. The biggest flood recorded and remembered in the collective memory of the Jambi people occurred in 1955 and caused many losses, 80 percent of Jambi was submerged by floods. Flooding in Jambi occurred due to ecological changes along the Batanghari Riverbank that had been going on massively since the colonial period until the Republic. Approximately 350,000 people were affected by the floods, and in some areas the flood level reached four meters. Because of this ecological damage, flooding has become an annual disaster in Jambi.

 

Tujuan dari penelitian ini adalah, menjelaskan sejarah dan hubungan ekologis masyarakat Jambi dan Sungai Batanghari, menjelaskan perubahan hubungan ekologis Sungai Batanghari dan masyarakat Jambi, dan menjelaskan dampak dari banjir di Jambi tahun 1955. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan sumber-sumber sejarah primer dan sekunder. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, melalui proses heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Banjir terbesar yang tercatat dan terekam dalam memori kolektif rakyat Jambi terjadi pada tahun 1955 dan menimbulkan banyak kerugian, 80 persen wilayah Jambi terendam oleh Banjir. Banjir di Jambi terjadi karena perubahan ekologis di sepanjang bantaran Sungai Batanghari yang telah berlangsung masif sejak masa kolonial hingga Republik. Masyarakat yang terdampak banjir kurang lebih 350.000 jiwa, di beberapa daerah ketinggian banjir mencapai empat meter. Karena kerusakan ekologis itu, banjir menjadi bencana tahunan di Jambi.


Keywords


banjir; Jambi; ekologi; Sungai Batanghari

References


Aardrijkskundig Genootschap, K. bij de S. E. (1879). KITLV.

Andaya, B. W. (2016). Hidup bersaudara Sumatra Tenggara pada Abad XVII dan XVIII. Penerbit Ombak.

ANRI. (t.t.-a). Algemene secretarie serie grote bundel ter zijde gelegde agenda 1891-1942 Jilid II. No. 8677.

ANRI. (t.t.-b). Kementrian penerangan wilayah Sumatera Selatan 1950-1967.

Asnan, G. (2001). Dari sungai ke jalan raya: perubahan sosial-ekonomi di daerah perbatasan Sumbar-Riau pada awal Abad XX. Dalam E. Sedyawati & S. Zuhdi (Ed.), Arung samudera, persembahan memperingati Sembilan Windu A.B Lapian (hlm. 323–338). Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya Universitas Indonesia.

Asnan, G. (2019). Sungai & sejarah Sumatera. Penerbit Ombak.

Colombijn, F. (2005). A Moving History of Middle Sumatra, 1600-1870. Modern Asian Studies, 39(1), 1–38.

De Waarheid. (1955, Februari 8). Grote overstromingsramp op Sumatra.

Dick, H. (2022). Water World to Inundation River Cities in Southeast Asia, From Old to New Millenium. Dalam R. Padawangi, P. Rabe, & A. Perkasa (Ed.), River Cities in Asia (hlm. 37–56). Amsterdam University Press.

Djawatan Penerangan Sumatera Tengah. (t.t.). Propinsi Sumatera Tengah. Kementrian Penerangan.

Emmer Courant. (1955, Februari 18). De rampsituatie op Djambi.

Gottschalk, L. (1986). Mengerti sejarah. UI Press.

Hoggarth, D. D., Cowan, J., Halls, A. S., McGregor, J. A., Garaway, C. A., Payne, A. I., & Welcomme, R. L. (1996). Management guidelines for asian floodplain river fisheries part 2: Summary of DFID Research. FOOD AND AGRICULTURE ORGANIZATION OF THE UNITED NATIONS.

Husain, S. B. (2016). Banjir, pengendaliannya, dan partisipasi masyarakat di Surabaya, 1950-1976. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 18(1).

Java Bode. (1955a, Februari 7). Overstromingen in Djambi nationale ramp.

Java Bode. (1955b, Februari 17). Circa 50.000 ha rijstvelden door overstromingen vernield.

Kajanglako. (2020, Juni 15). Banjir terbesar Jambi tahun 1955.

KITLV A1142. (t.t.). Overstroming te Djambi, (Circa 1931).

Kuntowijoyo. (2018). Pengantar ilmu sejarah. Tiara Wacana.

Lapian, A. B. (2017). Pelayaran dan perniagaan Nusantara abad ke-16 dan 17. Komunitas Bambu.

Lindayanti, Noor, J. T., & Hariadi, U. (2013). Jambi dalam sejarah 1500-1942. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Minangkabau Press.

Mulyanto, H. (2022). Perkembangan kanal OUD Batavia abad XVII-XX: Tinjauan Sejarah Perkotaan. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 12(3).

Provinciale Drentsche en Asser Courant. (1877, Desember 17). Binnenland.

Purwanto, B. (1992). From dusun to the market: native rubber cultivation in Southern Sumatra, 1890-1940 [Ph,D dissertation]. University of London.

Scholten, E. L. (2008). Kesultanan Sumatera dan negara kolonial hubungan Jambi-Batavia (1830-1907) dan bangkitnya imperialisme Belanda. KITLV; Banana.

Susilawati, & Karmela, S. H. (2021). Sejarah industri gula aren di Desa Pulau Mentaro Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi Tahun 1980-2010. Jurnal Istoria, 5(2), 40–52.

Sutherland, H. (2007). Geography as destiny? The role of water in Southeast Asian history. Dalam P. Boomgard (Ed.), A World of Water: Rain, Rivers and Seas in Southeast Asian Histories (hlm. 27–70). KITLV Press.

Tempo. (2003, Desember 15). Separuh wilayah Jambi terendam banjir.

Tias, A. A. N., Ridhoi, R., & Lutfi, I. (2023). Sejarah erupsi Semeru 1994 dan upaya penanganannya di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 17(1), 26–42.

Yulita, O. (2020). Peran Sungai Batanghari terhadap perekonomian Kesultanan Melayu Jambi. Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban, 14(1), 97–109.

Yusmiono, B. A., & Januardi, J. (2019). Mata pencarian penduduk Sungai Batanghari Sembilan di Provinsi Sumatera Selatan. PROMOSI (Jurnal Pendidikan Ekonomi), 7(2). https://doi.org/10.24127/pro.v7i2.2523

Zainuddin, & Bachtiar A.S. (1979). Sejarah kebangkitan nasional daerah Jambi. Depdikbud.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v17i22023p183-197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,  
Phone. (0341) 551312,
email: jsb.journal@um.ac.id
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya

P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

  Creative Commons License
This work is licensed under a CC BY SA 4.0.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats 

Flag Counter