Jejak sejarah program adiwiyata di Indonesia (2006-2022): dampak dan keterkaitannya dengan agenda global tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
Abstract
This research aims to determine the development of the Adiwiyata Program in Indonesia in 2006-2022 and identify its impact and relationship to the SDGs through historical research. This research uses document analysis methods. The analysis results show that the Adiwiyata Program experienced significant development from 2006-2022. From initially focusing on school environmental management, into a holistic platform that encourages the active participation of students and the community in environmental management and sustainable development. This program is developing and experiencing 3 phases. 2006-2011 can be said to be the initial period of the first developments because implementation was only limited to certain provinces. In 2012-2015, it was a period of growth. Then in 2016-2022, there will be widespread implementation of sustainable development.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Program Adiwiyata di Indonesia pada 2006-2022 dan mengidentifikasi dampak serta hubungannya terhadap SDGs melalui penelitian sejarah. Penelitian ini menggunakan metode analisis dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa Program Adiwiyata mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun 2006-2022. Dari awalnya berfokus pada pengelolaan lingkungan sekolah menjadi platform holistik yang mendorong partisipasi peserta didik dan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Program ini mengalami perkembangan dan mengalami 3 fase. Pada tahun 2006-2011 dapat dikatakan sebagai periode awal mula perkembangan pertama karena implementasinya hanya terbatas pada provinsi tertentu. Pada tahun 2012-2015 yaitu periode pertumbuhan. Kemudian pada tahun 2016-2022 implementasi luas terhadap pembangunan berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Adriyanto, Y. N. et al. (2019) The implementation of education for sustainable development in Adiwiyata School. in MSCEIS. Bandung. doi: 10.4108/eai.12-10-2019.2296466.
Agustin, S. N., Ketut, N. and Dwijendra, A. (2023). Sustainable development strategy in the Bali Green School area. Jurnal ASTONJADRO, 12(2), pp. 436–446.
Aini, N. et al. (2022). Gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup SMA Negeri 8 Malang. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S), 2(10), pp. 1014–1021. doi: 10.17977/um063v2i10p1014-1021.
Annur, C. M. (2022). Survei: banyak anak muda semakin peduli terhadap lingkungan. Databoks. Available at: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/09¬/16/¬survei-banyak-anak-muda-semakin-peduli-terhadap-lingkungan.
Caddafie, S. U. et al. (2017). The impact of adiwiyata program on environmental caring character. Journal of Biology Education, 6(3), pp. 350–356.
Carol, T. et al. (2018). Effectiveness of adiwiyata programme towards sustainable living behaviour at Depok City. 8(2), pp. 170–177. doi: 10.29244/jpsl.8.2.170-177.
Dihni, V. A. (2021). Survei: mayoritas anak muda indonesia peduli isu lingkungan hidup. Katadata. Available at: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021-/10/29/survei-mayoritas-anak-muda-indonesia-peduli-isu-lingkungan-hidup.
Hamzah, B., Mahpudz, A. and Khaldun, R. I. (2019). Implementation and development of adiwiyata schools to realize character of students care for environment. 8(10), pp. 1226–1229.
Hamzah, S. (2013). Pendidikan lingkungan sekelumit wawasan pengantar. PT Refika Aditama.
Haris, E. (2018). Sekolah adiwiyata panduan implementasi adiwiyata mandiri di sekolah. Erlangga.
Isaac, A. K. (2020). Environmental generation framework : a case of environmental awareness among farmers and senior high school students for sustainable development. Journal of Environmental and Agricultural Studies, 2(1), pp. 62–78. doi: 10.32996/jeas.
Johnston, R. B. (2016). Arsenic and the 2030 agenda for sustainable development. Arsenic Research and Global Sustainability - Proceedings of the 6th International Congress on Arsenic in the Environment, AS 2016, pp. 12–14. doi: 10.1201/b20466-7.
Jusmita, S. N. (2023). Implementasi Program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) tingkat SD dalam mewujudkan karakter peduli lingkungan di Kabupaten Gowa. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Kemendikbud (2016). Mendikbud: sukseskan program adiwiyata melalui pendidikan karakter. Available at: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/1-2/me¬ndikbud-sukseskan-program-adiwiyata-melalui-pendidikan-karakter.
Kementerian LHK (2010). Buku panduan adiwiyata. Kementerian LHK.
Kementerian LHK (2012). Buku panduan adiwiyata: sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Kementerian LHK.
Kementerian LHK (2013). Pedoman pelaksanaan program adiwiyata.
Kementerian LHK (2019). Peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan tentang penghargaan adiwiyata.
Kementerian LHK (2022). KLHK serahkan anugerah sekolah adiwayata mandiri dan nasional tahun 2022. Available at: https://bsilhk.menlhk.go.id/index.php/-2022/12/02/klhk-serahkan-anugerah-sekolah-adiwayata-mandiri-dan nasion¬a¬¬l-tahun-2022/#:~:text=Jumlah Sekolah Adiwiyata Nasional dan,dan 999 sekolah Adiwiyata Mandiri.
Ketut Prasetyo & Hariyanto (2017). Pendidikan lingkungan indonesia dasar pedagogi dan metodologi. Rosdakarya.
Lee, J. C. K. and Efird, R. (2014). Schooling for sustainable development across the pacific. Schooling for Sustainable Development Across the Pacific. Springer International Publishing. doi: 10.1007/978-94-017-8866-3.
Nasional, T. A. T. (2011). Buku panduan adiwiyata: sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Kementerian LHK.
Nawiyanto, N. (2015). Berjuang menyelamatkan lingkungan: gerakan lingkungan Di Jawa Masa Kemerdekaan 1950-2000’, Paramita: Historical Studies Journal, 25(1), pp. 51–72. doi: 10.15294/paramita.v25i1.3421.
Partono, B. et al. (2020). Integration of the adiwiyata school program to realize a Sustainable Development Goals (SDGs) in Surakarta’, Humanities & Social Sciences Reviews, 8(3), pp. 260–267. doi: 10.18510/hssr.2020.8327.
Prasetiyo, W. H. et al. (2020). Caring for the environment in an inclusive school: The adiwiyata green school program in Indonesia. Issues in Educational Research, 30(3), pp. 1040–1057.
Putri, A. (2019). Implementasi program adiwiyata dalam rangka menciptakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Jurnal Tunas Bangsa, 6(1), pp. 37–47.
Rahayu, I. K., Sanjaya, Y. and Solihat, R. (2021). Integration of SDGs in environmental education subjects of adiwiyata vocational high school. Journal of Physics: Conference Series, 1806(1), pp. 1–6. doi: 10.1088/1742-6596/1806/1/012167.
Saputra, M. R. A. and Budianto, H. (2022). Peran siswa dalam pendidikan lingkungan hidup melalui program adiwiyata di MAN Sumenep dalam menyongsong era society 5.0. Kariman (Jurnal Pendidikan Keislaman), 10, pp. 121–136. doi: 10.1080/13639811.2018.1496630.122.
Saputra, M. R. A., Chalid, F. I. and Budianto, H. (2023). Metode ilmiah dan penelitian: kuantitatif, kualitatif, & kepustakaan (bahan ajar madrasah riset). Nizamia Learning Center.
Siswanto et al. (2019). Environmental cultured education and its implication on the student’s competencies in an adiwiyata school. Cakrawala Pendidikan, 38(3), pp. 552–564. doi: 10.21831/cp.v38i3.23154.
Suci Megawati et al. (2023). Adiwiyata green school program implementation analysis: a portrait from the elementary schools in Surabaya, Indonesia. Journal of Namibian Studies : History Politics Culture, 33, pp. 508–531. doi: 10.59670/jns.v33i.494.
Sulastri, C. (2020). Panduan pembinaan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah. Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan.
Syah, N. et al. (2021). Examining the effects of ecoliteracy on knowledge, attitudes, and behavior through adiwiyata environmental education for Indonesian students. Journal of Social Studies Education Research, 12(4), pp. 209–230. Available at: https://jsser.org/index.php/jsser/article/view/3043.
Thapa, B. (1999). Environmentalism: The relation of environmental attitudes and environmentally responsible behaviors among undergraduate students’, Bulletin of Science, Technology and Society, 19(5), pp. 426–438. doi: 10.1177/027046769901900512.
Tim Adiwiyata Tingkat Nasional. (2011). Buku panduan awdiwiyata 2011.
Titscher, S. et al. (2009). Metode analisis teks dan wacana. Pustaka Pelajar.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009. (2009). Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Utomo, M. H. et al. (2023). Delevoping green behaviour in indonesia: why does adiwiyata school matter?. Journal of Sustainability Science and Management, 18(5), pp. 33–51. doi: 10.46754/jssm.2023.05.003.
Waqidah, S. N., Suciati, S. and Ramli, M. (2020). Environmental literacy-based on adiwiyata predicate at junior high school in Ponorogo. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 6(3), pp. 405–412. doi: 10.22219/jpbi.v6i3.12468.
Wibowo, N. A. et al. (2023). Students’ environmental care attitude: a study at adiwiyata public high school based on the New Ecological Paradigm (NEP). Sustainability (Switzerland), 15(11). doi: 10.3390/su15118651.
Zuhriyah, A. (2023). The important role of environmental justice in supporting green schools. Ilomata International Journal of Social Science ( IJSS ), 4(1), pp. 1–17.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v17i22023p232-245
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,
Phone. (0341) 551312,
email: [email protected]
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya
P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

This work is licensed under a CC BY SA 4.0.






