Cultuurstelsel kopi Mandailing: antara aroma, derita kerja paksa, dan jalan raya
Abstract
This research reveals the history of Cultuurstelsel in Mandailing. The problems are the history of Cultuurstelsel, the practice of forced labor, and the construction of roads. The method used is the historical method. The stages of the historical method are source collection, source criticism, interpretation, and writing. The results showed that the coffee Cultuurstelsel (forced planting system) in Mandailing began in 1841 AD. The Mandailing coffee forced planting system is successful and dominates the world market. Mandailing coffee is the best quality coffee in the world. It is exported to America and Europe. The forced planting of Mandailing coffee and the delivery of coffee from Mandailing to Natal caused many residents to suffer, especially the laborers (coffee transporters). To speed up and multiply the slow coffee transportation, the Natal roadway was built, which was inaugurated by Van Swieten in March 1851 AD.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan Cultuurstelsel di Mandailing. Permasalahannya ialah sejarah Cultuurstelsel, praktik kerja paksa, dan pembangunan jalan raya. Metode yang digunakan adalah metode sejarah. Tahapan metode sejarah yaitu pengumpulan sumber, kritik sumber, penafsiran dan penulisan. Hasil penelitian menunjukkan Cultuurstelsel (sistem tanam paksa) kopi di Mandailing telah dimulai pada 1841 M. Sistem tanam paksa kopi Mandailing berhasil dan merajai komoditi ekspor pasar dunia terutama, Amerika dan Eropa. Kopi Mandailing “Mandheling Coffee” dinobatkan sebagai kopi dengan kualitas terbaik di dunia. Dalam prosesnya kopi dari Mandailing diangkut ke pelabuhan Natal, Padang, dan ke Eropa. Eksploitasi manusia secara paksa selama tanam paksa kopi Mandailing dan pengiriman kopi dari Mandailing ke Natal menyebabkan banyak penduduk yang menderita, terutama para buruh (pengangkut kopi). Oleh karena itu, untuk mempercepat dan memperbanyak pengangkutan kopi sebelumnya berjalan lambat, maka dibangunlah jalan raya Natal (penghubung dari Mandailing ke Natal) yang diresmikan oleh Van Swieten pada bulan Maret 1851 M.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Aiyub, A., Lubis, Z. P., & Isa, D. S. (2000). Sejarah pertumbuhan sastra Indonesia di Sumatera Utara. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.
Ali, M. (2020). Pendidikan Islam dan perubahan sosial. CV. Pustaka Wacana.
Anggastri, P. (2023). Preangerstelsel: Sistem tanam paksa kopi priangan tahun 1723-1892. Estoria: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 03(02). https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.30998/je.v3i2.1566
Aprilia, A. T. (2021). Meninjau praktik kebijakan tanam paksa di Hindia Belanda 1830-1870. Journal Of Social Sciences & Humanities “Estoria,” Vol. 1(No. 2). DOI: https://doi.org/10.30998/je.v1i1.465
Bezemer, T. J. (1921). Beknopte encyclopedie van Nederlandsch-Indie. Martinus Nijhoff/E. J. Brill.
Boemi, A. E. (1925). Het grondenrecht In De Bataklanden: (Tapiannaoeli, simeloengen en het karoland). Eduard Ijdo.
Ekspresi kebudayaan dan keadilan dalam memperjuangkan hak atas lingkungan bagi masyarakat. Volume 3. (2020).
Fitria, P. (2016). Kamus sejarah dan budaya Indonesia. Penerbit Nuansa Cendekia.
Harahap, M. (2017). Pendidikan di Tapanuli Selatan. Deepublish.
Huitema, W. K. (1935). De Bevolkingskoffiecultuur Op Sumatra Met Een Inleiding Tot Hare Geshiedenis Op Java En Sumatra. W. Han Hoeve.
Iswahyudi. (2000). Dampak kulturstelsel terhadap kehidupan sosial ekonomi di daerah Pacitan pada abad XIX. Jurnal Penelitian Humaniora, 05(02).
Izzah, N., & Tarigan, A. A. (2022). Pemikiran ekonomi Syekh Mustafa Husein: Ulama Pejuang dari Mandailing (1886-1955). NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(9). https://doi.org/10.31604/jips.v9i9.2022.3376-3387
Janssen, C. W. (1924). De Bataks Als Exploitanten Van Hun Eigen Gebied.
Joustra, M. (1926). Batakspiegel. S. C. Van Doesburgh.
Kuntowijoyo. (2018). Pengantar ilmu sejarah. Tiara Wacana.
Lekkerkerker, C. (1916). Land En Volk Van Sumatra. N. V. Boekhanda En Drukkerij Voorheen E. J. Brill.
Lubis, I. (2011). Kreatif Gali Sumber Pajak tanpa Bebani Rakyat. Kompas Gramedia.
Noor, A. M. (2018). Sumbu dunia Melayu: hubungan keserumpunan Malaysia-Indonesia. Universiti Malaya.
Noordman, W. E. (1935). De Economische Ontwikkeling Der Bataklanden.
Putri, R. H. S., Suwarno, P., Asmoro, N., & Fayed, M. A. A. (2023). Dampak secara ekonomi akibat Perang Diponegoro bagi Belanda. NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(06). http://dx.doi.org/10.31604/jips.v10i6.2023.2982-2986
Rahman, A. (2019). Buku Ajar: Politik Ajar. Salim Media Indonesia.
Soesastro, H., Hartojo, K., & Silalahi, H. T. (1996). Nalar dan naluri: 70 tahun Daoed Joesoef. CSIS.
Sondarika, W. (2015). Dampak culturstelsel (tanam paksa) bagi masyarakat Indonesia dari tahun 1830-1870. Jurnal Artefak, 03(01).
Stibbe, D. G., & Sandbergen, F. J. W. H. (1935). Encyclopedie Van Nederlandsch-Indie. S-Gravenhage Martinus Nijhoff.
Stoll Timmerman Thyssen, J. (1920). Dienst Der Staat-Spoor En Tramwegen Mededeelingen: Verkenningverslag Nopens Tramplannen In Tapanoeli. Druk Van Ruygrok & Co. Batavia.
Stroomberg, Dr. J. (2018). Hindia Belanda 1930 Terj. Heri Apriyono (B. Pradana, Ed.). IRCiSoD.
Sugandi, R. (2024). Cultuurstelsel kopi mandailing: perubahan sosial pendidikan & keagamaan Masyarakat Natal. Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
Susilo, A., & Sarkowi, S. (2020). Pengaruh politik cultuurstelsel terhadap perkembangan masyarakat Indonesia tahun 1830-1870. SWADESI: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sejarah, 01(01). DOI: dx.doi.org/10.26418/swadesi.v1i1.35941
Ukers, W. H. (1992). All about coffee. The Tea and Trade Journal Company.
van Hall, C. J. J., & van de Koppel, C. (1946). De Landbouw In De Indische Archipel. W. Han Hoeve.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v18i12024p78-89
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,
Phone. (0341) 551312,
email: [email protected]
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya
P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

This work is licensed under a CC BY SA 4.0.





