Harmonisasi sebagai Fondasi Etika Kerukunan Beragama: Studi Kasus Desa Pancasila Balun Lamongan

Annisaa' Fitri Aprillia, Dewa Agung Gede Agung

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harmonisasi sosial yang menjadi fondasi etika kerukunan beragama di Desa Pancasila, Balun, Lamongan. Di tengah maraknya konflik intoleransi, Desa Balun menunjukkan anomali positif di mana umat Islam, Kristen, dan Hindu hidup berdampingan secara damai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Fondasi etika kerukunan terbentuk dari warisan sejarah tokoh Mbah Alun dan pengalaman kolektif peristiwa 1965 yang memperkuat ikatan emosional warga; (2) Etika sosial masyarakat dikembangkan berlandaskan nilai kearifan lokal seperti tepo seliro dan ajaran Tri Hita Karana; serta (3) Praktik nyata toleransi tecermin dalam partisipasi lintas agama pada ritual ibadah dan gotong royong sosial. Kesimpulannya, harmoni di Desa Balun bukan sekadar toleransi pasif, melainkan bentuk etika sosial aktif yang melembaga dalam struktur budaya masyarakat.

Keywords


Desa Pancasila; Etika Sosial; Kerukunan Beragama; Multikulturalisme; Toleransi.

References


Abdullah, A. (2024). POTENSI DESA WISATA BERBASIS MASYARAKAT DI DESA BALUN, LAMONGAN. SAINTIS Jurnal ilmu-ilmu eksakta, 1(01), 65–73.

Agustian, M. (2019). Pendidikan Multikultural. Penerbit Unika Atma Jaya Jakarta.

Alfariz, F. (2021). Analisis nilai religiusitas sebagai penguatan toleransi di desa pancasila lamongan jawa timur. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(1), 118–123.

Alfian, Y. (2019). PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK KEPADA MASYARAKAT DI DESA CIHARASHAS KABUPATEN BANDUNG BARAT. JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 3(1), 59–69.

Amani, N., Prasetya, R. Y., Elmira, A., & Rahman, A. H. (2024). Dinamika Pluralisme Agama Dalam Masyarakat Kontemporer. RELIGI: Jurnal Studi Agama-Agama, 20(1), 54–70.

Antara, M., & Yogantari, M. V. (2018). KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA SUMBER INSPIRASI INOVASI INDUSTRI KREATIF. SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain Dan Aplikasi Bisnis Teknologi), 1, 292–301.

Dewayani, S. (2017). Suara dari marjin. Rosda.

Fraulen, A., Putri, D. S., Yuanita, R. R., & Fitriono, R. A. (2022). PENTINGNYA PERAN PANCASILA SEBAGAI PEDOMAN HIDUP GENERASI Z. JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA, 4(01), 21–28.

Gani, A., Oktavani, M., & Suhartono, S. (2024). Pendidikan Agama Islam: Fondasi Moral Spiritualitas Bangsa. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 289–297.

Hanafi, H. (2023). Studi “Melek Pancasila” berbasis toleransi tri kerukunan umat beragama di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 3(11), 1229–1236. https://doi.org/10.17977/um063v3i11p1229-1236

Handayani, W., & Darodjat, D. (2024). Membangun kecerdasan sosial melalui pembelajaran bahasa: Suatu tinjauan filsafat. Journal of Knowledge and Collaboration, 1(9), 377–388.

Hermawan, A. (2016). MENELADANI NILAI AJARAN DAKWAH SUNAN KALIJAGA DALAM MENDIDIK KARAKTER BANGSA DI ERA GLOBALISAS. ATTARBIYAH, 26(0), 338–378. https://doi.org/10.18326/tarbiyah.v26i0.338-378

Huda, S. (2022). Moderasi Keagamaan Berbasis Kearifan Lokal dari Balun untuk Indonesia Berkedamaian. Samudra Biru.

Kebingin, B. Y., Keban, Y. B., & Sihombing, A. A. (2024). LOCAL WISDOM MASYARAKAT FLORES TIMUR SEBAGAI PILAR TOLERANSI BERAGAMA. Harmoni, 23(2), 207–228. https://doi.org/10.32488/harmoni.v23i2.754

Leavy, P. (2022). Research design: Quantitative, qualitative, mixed methods, arts-based, and community-based participatory research approaches. Guilford publications.

Malau, T. W. (2024). Dialog antaragama dan kontribusi tokoh agama dalam penyelesaian konflik dan implementasinya untuk memperkuat toleransi. Jurnal Magistra, 2(1), 01–18.

Malik, A. N. R., Ferdila, J., Haqni, C. Z., Fadila, I. N., & Putri, A. P. (2024). Implementasi Nilai Nilai Pancasila dalam Kehidupan Kampus. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(2), 278–291.

Mawardi, M. F., Mulyana, A., & Amalia, M. (2024). Gotong Royong Sebagai Fondasi Moral Budaya: Perspektif Hukum Dan Keharmonisan Sosial. Prosiding Mimbar Justitia, 1(1), 207–232.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. (No Title).

Ola, M. I. D., & Keban, Y. B. (2023). Tradisi Gemohing Lamaholot Sebagai Emblem Pemersatu Masyarakat Multikultural Di Desa Tuwagoetobi. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 6(2), 339–351.

Qolby, H. R., & Kholifah, A. (2025). Urgensi Moderasi Agama di Era Globalisasi. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(01), 1013–1022.

Rahmat Na’im, M., & Sumayah, M. (2023). RACISM REFLECTED IN BLACKKKLANSMAN MOVIE (2018): ALLPORT’S SCALE OF PREJUDICE AND CONTACT HYPOTHESIS THEORY.

Riansyah, A., Mulyani, M., AL-Giffari, M. F., Akbar, S. F., & Hulailah, S. (2021). Faktor Penolakan Pembangunan Gereja Oleh Masyarakat di Kota Cilegon. International Journal of Demos, 3(1), 43–52.

Rizal, D. A., & Kharis, A. (2022). Kerukunan Dan Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial. Komunitas, 13(1), 34–52.

Sayuti, R. H., Mulyawati, S., Juniarsih, N., Nurjannah, S., & Hadi, A. P. (2024). Modal Sosial dan Pembangunan Masyarakat. Yogyakarta: Yayasan Sahabat Alam Rafflesia.

Setiabudi, W., Paskarina, C., & Wibowo, H. (2022). Intoleransi di tengah toleransi kehidupan beragama generasi muda Indonesia. SOSIOGLOBAL: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 7(1), 51–64.

Shabrina, L., & Al Atok, R. (2024). TOLERANSI BERAGAMA ANTARA UMAT ISLAM, KRISTEN, DAN HINDU DI DESA PANCASILA BALUN KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN. OASE: Multidisciplinary and Interdisciplinary Journal, 32–43.

Sigiro, E. L. (2018). Pengaruh Interaksi Sosial dan Peran Gender Terhadap Pertimbangaan Moral Siswa SMS Negeri 12 Medan.

Sihombing, L. H., Siahaan, P. G., Purba, N. R., Batubara, D. K., Siahaan, H. T. B., & Togatorop, R. F. (2024). Penerapan Pendidikan Multikultural Berbasis Nilai KeTuhanan Yang Maha Esa dan Persatuan Indonesia dalam Perspektif Toleransi Beragama. SELAMI IPS, 17(1), 44–54.

Sugiyono, M. (2008). Penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Surya, M., & Efendi, E. (2025). Planning FKUB Dalam Mewujudkan Kerukunan Ummat Pasca Konflik Keagamaan Di Kota Tanjung Balai Tahun 2016. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 15(2), 381–404.

Susi, S., Khair, O. I., Firmansyah, J. P., Salman, A., & Raharjo, J. S. (2024). Kepemimpinan Nasional yang Berjiwa Pancasila: Investasi Masa Depan Bangsa. Jurnal Citizenship Virtues, 4(1), 695–703. https://doi.org/10.37640/jcv.v4i1.1964

Wahyuddin, I., Utomo, A. H., Alfaris, F., Cahyono, F., & Ashari, A. (2022). Moderasi Beragama untuk Generasi Milenial Pancasila: Studi Kasus MI Tarbiyatus Sibyan di Desa “Pancasila” Balun, Turi, Lamongan. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 14(1), 1–21. https://doi.org/10.47945/tasamuh.v14i1.588

Winy, F. B. (2025). PERAN HUKUM ADAT SAMAWA SEBAGAI INSTRUMEN PENYELESAIAN KONFLIK DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI PULAU SUMBAWA. Legal System Journal, 2(1), 37–44.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v20i12026p1-18

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,  
Phone. (0341) 551312,
email: [email protected]
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya

P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

  Creative Commons License
This work is licensed under a CC BY SA 4.0.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats 

Flag Counter