HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA ODHA

Diah Prasetyawati, Sri Weni Utami, Ika Andrini Farida

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) gambaran efikasi diri pada ODHA, (2) gambaran dukungan sosial pada ODHA, (3) gambaran kebermaknaan hidup pada ODHA, (4) hubungan antara efikasi diri dengan kebermaknaan hidup pada ODHA, hubungan antara dukungan sosial dengan kebermaknaan hidup pada ODHA, (6) hubungan antara efikasi diri, dukungan sosial, dan kebermaknaan hidup pada ODHA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional dan analisis regresi linier berganda. Subjek penelitian berjumlah 30 orang dengan memiliki karakteristik sebagai berikut, yaitu telah terdiagnosa sebagai penderita HIV/AIDS, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, merupakan pasien dewasa (berusia 25-35 tahun), lama terdiagnosa HIV/AIDS ≤ 5 tahun, dan merupakan pasien rawat jalan di RSSA Malang. Instrument yang digunakan berupa Skala Efikasi Diri, Dukungan Sosial, dan Kebermaknaan Hidup (pengembangan dari PIL Test). Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan, (1) efikasi diri ODHA berada pada kategori tinggi, (2) dukungan sosial yang diterima ODHA berada pada kategori tinggi, (3) kebermaknaan hidup ODHA berada pada kategori hidup bermakna, (4) terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan kebermaknaan hidup, (5) terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dengan kebermaknaan hidup, (6) terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan kebermaknaan hidup.

Kata Kunci: efikasi diri, dukungan sosial, kebermaknaan hidup, ODHA


Full Text:

PDF

References


Astuti, A. & Budiyani, K. 2010.Hubungan Antara Dukungan Sosial Yang Diterima Dengan Kebermaknaan Hidup Pada Odha (Orang Dengan HIV/AIDS). Jurnal Insight, (Online), Agustus 2010, (http://fpsi.mercubuana-yogya.ac.id/wp-content/uploads/2012/06/Agustus_2010_Kondang-Budiyani.pdf), diakses 13 September 2012

Bastaman, H.D. 2007.Logoterapi: Psikologi Untuk Menemukan Makna Hidup dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta PT. RajaGrafindo Persada

Baumeister & Vohs. 2002. The Pursuit of Meaningfulness in Life. Dalam C. R. Snyder & Shane J. Lopez (Eds), Handbook of Positive Psychology (hlm 608). New York: Oxford University Press.

BKKBN. 2011. 80 Persen Pengidap HIV AIDS Meninggal karena Depresi. (Online), (http://www.bkkbn.go.id/beritadaerah/Pages/80-persen-Pengidap-HIV-AIDS-Meninggal-karena-Depresi.aspx), diakses 29 Oktober 2012

Departemen Kesehatan RI. 2006. Pedoman Nasional Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan Bagi ODHA. Jakarta: Departemen kesehatan RI.

Gottlieb, Benjamin H. 1983. Social Support Strategies: Guidelines for Mental Health Practice. USA: Sage Publications Inc.

Kaplan, Harold I., Sadock, Benjamin J. & Grebb, Jack A. 2010.Sinopsis Psikiatri, Jilid 1 (I Made Wiguna S, Ed). Tangerang: Binarupa Aksara Publisher.

Komunitas Aids Indonesia. 2012. Frustasi Kena HIV, JK Coba Gantung Diri. (Online), (http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=print&sid=5882), diakses 29 Oktober 2012.

Komunitas Aids Indonesia. 2012. Kisah Lulu, Perjuangan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) Gagal Bunuh Diri dan Terusir. (Online), (http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=print&sid=7016), diakses 29 Oktober 2012

Laporan Perkembangan HIV-AIDS, Triwulan II, Tahun 2012. Kementrian Kesehatan RI, Direktorat jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. (Online), http://www.aidsindonesia.or.id/laporan-kementerian-kesehatan-triwulan-ii-tahun-2012.html), diakses 13 September 2012.

Sarafino, Edward. P. 1994.Health Psychology : Biopsychosocial Mechanism 5th edition. USA : John Wiley & Sons, Inc.

Satyaningtyas, R. & Abdullah S.M. 2010.Penerimaan Diri dan Kebermaknaan Hidup Penyandang Cacat Fisik.Jurnal Insight, (Online), Agustus 2010, (http://fpsi.mercubuana-yogya.ac.id/wp-content/uploads/2012/06/Februari_2010_Sri-Muliati-A.pdf), diakses 5 Oktober 2012

Setyoadi & Triyanto, E. 2012.Strategi Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Aids. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Singh & Udainiya. 2009. Self-Efficacy and Well-Being of Adolescents. Journal of the Indian of Applied Psychology, (Online), 35 (2): 227-232, (http://medind.nic.in/jak/t09/i2/jakt09i2p227.pdf), diakses 30 Oktober 2012.

Shohib, Muhammad. 2005. Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kecemasan Dalam menghadapi Lingkungan Baru pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2005-2006. Penelitian Bidang Ilmu. Lembaga Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang.

Sugiyono. 2009. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Vitriawan, W., Sitorus, R. & Afiyanti, Y. 2007. Pengalaman Pasien Pertama Kali Terdiagnosis HIV/AIDS: Studi Fenomenologi Dalam Perspektif Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, (Online), 11 (1): 6-12, (http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/11107612.pdf), diakses 5 Oktober 2012.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Sains Psikologi



Reference Manager : 

     

 

Aliansi:

     


Plagiarism Checker :

 

 

Creative Commons License


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.