PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SENI TARI JAWA TIMUR PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KARANGAN

Sary Nur Handayani, Sihkabuden Sihkabuden, Henry Praherdhiono

Abstract


Multimedia interaktif adalah media pembelajaran gabungan dari teks, gambar, animasi, audio, dan video yang dapat dioperasikan sendiri oleh pengguna sehingga tercipta interaksi dua arah, yaitu antara pengguna dan media. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk multimedia interaktif seni tari jawa timur yang tervalidasi agar dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang diterapkan peneliti ialah model pengembangan Lee dan Owens (2004) dengan langkah-langkah pengembangan (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Karangan dengan hasil validasi dari ahli media 91,25%, validasi ahli materi 97,5%, uji coba individu 93,75%, uji coba kelompok kecil 91,25%, uji coba kelompok besar 90,3%, dan tes hasil belajar 87,09%. Dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif Seni Tari jawa timur pada mata pelajaran Seni Budaya kelas VII di SMP Negeri 1 Karangan layak dan efektif sebagai media pembelajaran secara mandiri. Sebelum mengoperasikan multimedia interaktif ini, sebaiknya user sudah mempelajari petunjuk penggunaan multimedia interaktif seni tari jawa timur. dan mampu mengoperasikan komputer. Sehingga dalam proses belajar menggunakan multimedia interaktif seni tari jawa timur ini dapat berjalan optimal atau sesuai yang diharapkan.

 Kata kuncipengembangan, multimedia interaktif, seni tari


Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. 2000. Manajemen Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek (Edisi Revisi III). Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Arsyad, Azhar. 2002. Media Pembelajaran (cetakan 3). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Daryanto. 2010. Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Depdikbud. 1999. Konsep Pemdidikan Kesenian, Panduan teknis Sebagai Pelengkap Penataran Pendidikan Kesenian Bagi Guru Taman Kanak-kanak dan Guru SD di DKI Jakarta. Jakarta: Depdikbud

Kraus, Richard. 1969. History of The Dance In Art and education. New Jersey: Prentice Hall inc. Englewood Cliffs

Kusumastuti, Eny. 2014. Penerapan Model pembelajaran Seni Tari Terpadu pada siswa sekolah dasar, 1(1),7—16. Dari http://jurnal.upi.edu/mimbar-sekolah-dasar/

Lee, W.W., & Owens, D.L. 2004. Multimedia Based Instructional Design: Secend Edition. San Francisco: Pfeiffer.

Rusyana, Yus. 2000. Tujuan Pendidikan Seni. Gelar: Jurnal Ilmu dan Seni STSI Surakarta: STSI Press

Setyosari, P & Sihkabuden. 2005. Media Pembelajaran. Malang: Elang Mas

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Jakarta: Alfabeta

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya

Tim MGMP Seni Budaya Trenggalek. 2017. Seni Budaya dan Kesenian. Trenggalek: Tim MGMP Seni Budaya


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Sary Nur Handayani, Sihkabuden Sihkabuden, Henry Praherdhiono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BYTOOLSPLAGIARISM CHECKARTICLE TEMPLATE

 

 

 

 

 

Creative Commons License
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JKTP Statistics (Since July 13th, 2020)

View My Stats