PERAN NILAI “TRIHITAKARANA” KEARIFAN LOKAL SUKU TENGGER DALAM KELANGSUNGAN KONSERVASI RANU PANI

reva fadul presilia

Abstract


 Konservasi dilakukan untuk mencegah kerusakan terjadi secara terus-menerus. Perlu dilakukan upaya mengembalikan kondisi konservasi agar keberlangsungan makhluk hidup dan ekosistem tetap sustainable. Masyarakat Suku Tengger memiliki keunikan pola sosial budaya terkait dengan perilaku positif masyarakat dalam tindakan pemanfaatan ruang dan lingkungan. Kearifan lokal dalam pemanfaatan ruang dan upaya pemeliharaan lingkungan. . Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kondisi Ranu Pani yang mengalami degradasi akibat pengelolaan lingkungan yang tidak sesuai dengan kaidah konservasi. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif . Lokasi penelitian dilakukan di Desa Ranu Pani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan studi literasi. Analisis berupa analisis deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Harapan dari penelitian ini yaitu sebagai penentuan langkah pengembalian kondisi Ranu Pani sesuai kaidah konservasi. Sehingga masyarakat sekitar di wilayah tersebut dapat menjaga kelestarian ekosistem Ranu Pani.

Kata Kunci : Fenomenologi ,Konservasi, Kearifan Lokal, Trihitakarana.


Full Text:

Remote PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS



Editorial and Administration Office:
This Journal is published by Universitas Negeri Malang, under management of Social Studies Program, Faculty of Social Science.
Semarang St. No. 5 Building I3-102 65145.
Phone. (0341) 551312. line. 376 (19)
Homepage: http://journal2.um.ac.id/index.php/jtppips/index
email: jtp2ips.journal@um.ac.id 


JTP2IPS INDEXED BY:

 

ISSN 2503-5347
ISSN 2503-1201


 Creative Commons License

JTP2IPS is under licensed by CC BY SA 4.0.