Menakar Kebebasan Media Massa dan Radikalisme Agama
Abstract
Abstrak: Media massa (mass media) merupakan sebuah singkatan yang berasal dari media komunikasi massa (mass communication media), adalah sarana penyampaian pesan dan aspirasi, serta alat komunikasi untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat secara luas. Di era reformasi, media massa tumbuh subur dalam berbagai bentuk, misalnya TV, radio, internet, surat kabar, majalah, tabloid, dan lain sebagainya. Media massa mengemban empat fungsi: fungsi informasi (to inform) fungsi pendidikan (to educate), fungsi hiburan (to entertain), dan fungsi kontrol sosial (to influence). Dari sejumlah media massa yang ada, media online (internet) merupakan salah satu media yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk berbagai kepentingan termasuk dakwah agama Islam dalam batas-batas yang moderat maupun radikal. Nah, tulisan ini mengkaji tentang media massa online (internet), mengingat internet merupakan salah satu media massa yang mudah didapat, murah biayanya, dapat menjangkau semua wilayah dan tidak terbatas oleh ruang dan waktu.
Abstract: Mass media (mass media) is an abbreviation which comes from mass communication media, is a means of conveying messages and aspirations, as well as a means of communication to disseminate information to the public at large. In the reform era, mass media flourished in various forms, for example TV, radio, internet, newspapers, magazines, tabloids, and so on. The mass media has four functions: an information function (to inform) an education function (to educate), an entertainment function (to entertain), and a social control function (to influence). From a number of mass media, online media (internet) is one of the media that is widely used by the public for various purposes, including the preaching of Islam within moderate and radical boundaries. Well, this paper examines the online mass media (internet), considering that the internet is one of the mass media that is easy to get, cheap in cost, can reach all areas and is not limited by space and time.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdillah, Junaidi. 2014. Radikalisme Agama: Dekonstruksi Tafsir AyatAyat “Kekerasan”Dalam Al-Quran. Artikel dalam Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam. Volume 8, Nomor 2, Desember 2014. Lampung: IAIN Raden Intan
Adri, Muhammad. 2007. Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Pembelajaran. Makalah disampaikan dalam Semiloka Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi FT UNP Padang, 22 – 23 Agustus 2007. Padang: FT UNP
Azhar Arsyad. 2014. Media Pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Flew. Terry. 2005. New Media. Oxford University Press
Hasugian, Jonner. 2005. Pemanfaatan Internet: Studi Kasus Tentang Pola, Manfaat dan Tujuan Penggunaan Internet Oleh Mahasiswa pada Perpustakaan USU. Artikel dalam jurnal Pustaha: Jurnal Studi Perpustakaan dan Informasi, Vol.1, No.1, Juni 2005 (Sumatra Utara: Departemen Studi Perpustakaan dan Informasi Universitas Sumatera Utara, 2005), 9 http://www.satuislam.org/nasional/20-situs-penyebar-isis-ditutup-voa-islamtak-bisa-dibu-ka/(online). Senin, 2 November 2015 http://www.smstauhiid.com/situs-mediaislam-di-blokir-pemerintah/ (online) Minggu, 1 November 2015
Kasman, Suf. 2010. Pers dan Pencitraan Umat Islam di Indonesia: Analisis Isi Pemberitaan Harian Kompas dan Republika. Jakarta: Balai Litbang dan Diklat Kementerian Agama
Manajamen Berita Satu Media Holding. 2012. Jurnalisme Positif: Panduan Kerja Para Jurnalis Berita Satu Media Holding. Jakarta: Berita Satu
Oetomo, Budi Sutedjo Dharna. 2007. E-Education Konsep, Teknologi, Dan Aplikasi Internet Pendidikan. Yogyakarta: Andi
Peraturan Menteri Penerangan No.01/Per/ Menpen/1984 tentang Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP).
Rasul, Juharis. 2008. Teknologi Informasi dan Komunikasi, Edisi Pertama, Cetakan Pertama. Jakarta: Quadra
Rubaidi. Variasi Gerakan Radikal Islam di Indonesia. Artikel dalam Jurnal Analisis, Vol. XI, Nomor 1, Juni 2011. Surabaya: IAIN Sunan Ampel Surabaya
Saleh, Abdul Rahman. 2002. Manfaat Internet bagi Masyarakat Kampus dalam Melacak Informasi. Makalah dipresentasikan pada seminar sehari dan peluncuran web UNSIL, tanggal 28 November 2002. Tasikmalaya: Universitas Siliwangi
Saptohadi, Satrio. 2011. Pasang Surut Kebebasan Pers di Indonesia. Artikel dalam Jurnal Dinamika Hukum. Vol. 11 No. 1 Januari 2011. Purwokerto: Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman
Sekretariat Kabinet RI Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan II. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers
Shinugi, Bagas. 2005. Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi, Jakarta: Shinugi Community
Situmorang, James R. 2012. Pemanfaatan Internet Sebagai New Media dalam Bidang Politik, Bisnis, Pendidikan dan Sosial Budaya. Artikel dalam Jurnal Administrasi Bisnis, Vol. 8, No.1: hal. 73–87, ISSN: 0216–1249. Parahyangan: Center for Business Studies. FISIP–Unpar
Soekartawi. Merancang dan Menyelenggarakan E-Learning. Yogyakarta: Ardana Media
Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 1 Ayat 1
Yuhetty, Harina & Hardjito. 2007. Mozaik Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Zarkasy, Jaya & Al-Asyhar, Thobib (eds.). 2014. Radikalisme Agama & Tantangan Kebangsaan. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Edcomtech

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan published by Department of Educational Technology, Faculty of Education, State University of Malang in Collaboration with Asosiasi Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia (APS TPI) and Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) with MoU.
Publisher Address:
Lab. Teknologi Pendidikan, Gd.E2, Lt.1
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang
Jalan Semarang No 5, Kota Malang Kode Pos 65145
Email: [email protected]
========================================================================================================
| INDEXED BY | TOOLS | PLAGIARISM CHECK | ARTICLE TEMPLATE |
|

Edcomtech is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Edcomtech Statistics (Since July 13th, 2020)










1.png)








