Mitos suleten: pengaruh dalam pelestarian lingkungan DAS Bengawan Solo
Abstract
The Bengawan Solo River is the largest river on the island of Java with an area of 16,000 km. The Bengawan Solo watershed is located in two provinces, namely Central Java and East Java. The contribution of the Bengawan Solo watershed is very large in people's lives. Inappropriate waste management and people's belief in the myth of suleten are one of the problems that have an impact on environmental sustainability in the Bengawan Solo watershed area. This research discusses the myth of sulleten which is an environmental problem in communities in the upper middle area of the Bengawan Solo watershed in Madiun Regency. This research method is a qualitative descriptive method with ethnographic study. The research results show that the Suleten myth has an impact on environmental sustainability which causes flood disasters due to river overflows.
Sungai Bengawan Solo menjadi sungai terbesar di pulau Jawa dengan luas 16.000 km. DAS Bengawan Solo terletak di dua provinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kontibusi DAS Bengawan Solo sangat besar dalam kehidupan masyarakat. Pengelolaan limbah yang kurang tepat dan kepercayaan masyarakat pada mitos suleten menjadi salah satu permasalahan yang berdampak pada kelestarian lingkungan di wilayah DAS Bengawan Solo. Penelitian ini membahas mengenai mitos suleten yang menjadi permasalahan lingkungan di masyarakat wilayah hulu tengah DAS Bengawan Solo di Kabupaten Madiun. Metode penelitian ini adalah metode dekriptif kualitatif dengan studi etnografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa mitos suleten memberikan dampak pada kelestarian lingkungan yang menyebabkan bencana banjir akibat luapan sungai.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Aprilyantini, P., & Ratnasari, P. (2020). Mitos suleten kebiasaan membuang ‘diapers’ ke sungai dan upaya penyadaranan pada masyarakat tepi sungai Di Kecamatan Rungkut Dan Gunung Anyar. PAWITRA KOMUNIKA: Jurnal Komunikasi Dan Sosial Humaniora. 1 (2).
Arif, M. (2016). Peningkatan kemampuan bertanya melalui metode debat aktif siswa kelas VIII Di SMPN 2 Banguntapan Bantul. E-Jurnal Prodi Teknologi Pendidikan.
Ariwibowo, G. A. (2017). Sungai Tulang Bawang dalam perdagangan lada di Lampung pada periode 1684 hingga 1914. Jurnal Masyarakat Dan Budaya. 19 (2).
Assidiq, Y. (2023). DLH Solo: limbah domestik dominasi pencemar Bengawan Solo.
Badan Pusat Statistik. (2017). Sampah dan pengelolaanya di Kabupaten Madiun.
Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik lingkungan hidup Indonesia 2020.
Badan Pusat Statistik. (2022). Kecamatan Balerejo dalam angka 2022.
Badan Pusat Statistik. (2023). Kabupaten Madiun dalam angka 2023.
Bruce, M., Setiawan, B., & Rahmi, D. H. (2000). Pengelolaan sumberdaya dan lingkungan. Gadjah Mada University Press.
Catanese, A., & Synder. (1988). Urban planning. Erlangga.
Cunningham, G.M. (1986). Total catchment management – resource management for the future. Journal of Soil Conservation, New South Wales, 1 (42).
Darmawan, A., Sulardiono, B., & Haeruddin. (2018). Analisis kesuburan perairan berdasarkan kelimpahan fitoplankton, nitrat dan fosfat di perairan Sungai Bengawan Solo Kota Surakarta. JOURNAL OF MAQUARES 7 (1): 1–8.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun. (2019). Informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup daerah Kabupaten Madiun.
Gusman, H. (2022). Bengawan Solo Tercemar, membawa ribuan ton sampah plastik ke laut Baca Selengkapnya Di Artikel ‘Bengawan Solo Tercemar, Membawa Ribuan Ton Sampah Plastik Ke Laut’, Https://Tirto.Id/FLjr.”
Horton, A. A, & Barnes, D.K.A. (2020). Microplastic pollution in a rapidly changing world: implications for remote and vulnerable marine ecosystems. Science of The Total Environment.
Iswidayati, S. (2007). Fungsi mitos dalam kehidupan sosial budaya masyarakat pendukungnya. HARMONIA JURNAL PENGETAHUAN DAN PEMIKIRAN SENI 8 (2).
Keraf. (2010). Etika lingkungan hidup. Buku Kompas.
Koentjaraningrat. (1990). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Mahyudin, R .P. (2017). Kajian permasalahan pengelolaan sampah dan dampak lingkungan di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) 3 (1).
Menteri Pekerjaan Umum. (2010). Keputusan menteri pekerjaan umum nomor 266/KPTS/M/2010. Pola Pengelolaan Sumberdaya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo.
Mudjib, C. M., & Lasminto, U. (2013). Studi angkutan sedimen sudetan pelangwot-sedayu lawas Sungai Bengawan Solo. Jurnal Teknik Pomits 2 (3).
Niman, E. M. (2019). Kearifan lokal dan upaya pelestarian lingkungan alam. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio 11 (1): 1–178.
Putra, H.S.A. (2012). Strukturalisme Levi-Strauss, mitos dan karya sastra. UGM Press.
Rahayu, S., & Tantowi. (2009). Penelitian kualitas Air Bengawan Solo pada saat Musim Kemarau.” Jurnal Sumber Daya Air 5 (2).
Ramadan, A. H., & Sembiring, E. (2020). Occurrence of microplastic in surface water of jatiluhur reservoir. In E3S Web of Conferences, 148.
Reimonn, G., T Lu, N Gandhi, & W Chen. (2019). Review of microplastic pollution in the environment and emerging recycling solutions. Journal of Renewable Materials 7 (12): 1251–1268.
Riyanto, E. A., & Suhanti, I. Y. (2021). Studi literatur: kesadaran lingkungan individu dalam konteks penanggulangan perilaku membuang sampah mikroplastik (popok sekali pakaidan pembalut wanita) di Sungai Indonesia. Jurnal Penelitian Kualitatif Ilmu Perilaku 2 (1): 37–45.
Sarwono, S.W. (1992). Psikologi lingkungan. Grasindo.
Spradley, J. P. (1979). The etnographic interview. Harcourt Brace Javanovich College Publishers.
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air. Kementerian Lingkungan Hidup. n.d. Jakarta.
Utami, B. D., Indrasti, N. S., & Dharmawan, A. H. (2008). Pengelolaan sampah rumahtangga berbasis komunitas: teladan dari dua komunitas di Sleman Dan Jakarta Selatan. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan 2 (1).
Winda. (2023). Analisis kebudayaan dan lingkungan masyarakat pesisir di Dusun XV-XVI Desa Bagan Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. PubHealth: Jurnal Kesehatan Masyarakat 1 (4).
Yuniarto, B. (2018). Membangun kesadaran warga negara dalam pelestarian lingkungan. Deepublish.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v17i22023p246-256
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,
Phone. (0341) 551312,
email: [email protected]
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya
P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

This work is licensed under a CC BY SA 4.0.





