AKTIVITAS PELESIR ORANG-ORANG EROPA DI SURABAYA MASA KOLONIAL (ABAD-20)

Wiretno Wiretno

Abstract


Perkembangan Surabaya sebagai kota industri dan perdagangan yang maju pada abad XX memunculkan babakan baru dalam kehidupan sosial masyarakat. Semakin maju sebuah kota, maka semakin kompleks pula kebutuhan yang harus dipenuhi. Salah satunya kebutuhan akan hiburan dan wisata atau yang disebut dengan pelesiran. Saat itu, kegiatan pelesir yang merupakan dasar dari kegiatan turisme merupakan  kegiatan yang terbatas dilakukan oleh mereka yang memiliki kelebihan uang dan waktu. Untuk melakukan perjalanan, tidak hanya memerlukan uang atau waktu, tetapi juga keberanian melihat sesuatu yang berbeda dan baru. Dengan demikian, aktivitas pelesir tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan bersenang-senang saja. Melainkan juga sebagai sebuah politik identitas yang mampu menunjukkan kelas sosial masyarakat.

 

The growth of Surabaya as an advanced industrial and trade city in the twentieth century gave rise to a new chapter in the social life of the community. The more advanced a city is, the more complex the needs. One of them is the need for a refreshing and tourism or what is called “pleasure”. At that time, leisure activities which were the basis of tourism activities were limited activities carried out by those who had excess money and time. To travel, not only requires money or time, but also the courage to see something different and new. Thus, leisure activities are not only interpreted as fun activities. But also as an identity politics that is able to show the social class of society.

 

DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v13i12019p12


Keywords


pleasure; lifestyle; society; European; Surabaya

References


Basundoro, Purnawan. 2012. Pengantar Sejarah Kota. Yogyakarta: Ombak.

Broeshart, A C. 1995. Soerabaja Beeld van Een Stad. Leiden: Asia Maior.

Buitenweg, Hein. 1980. Krokodillenstad. Service BV Karwijk aan zee.

De Graaf, H J dan T.H. Pigeaud. 2001. Kerajaan-Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Jakarta: Grafiti

De Indische Courant, De Dierentuin, 2 Januari 1933

Imam Widodo, Doekoet. 2001. “Soerabaya Tempoe Doeloe” dalam Radar Surabaya edisi 26 Maret.

Handinoto. 1996. Perkembangan Kota dan Arsitektur Kolonial Belanda di Surabaya 1870-1940. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Jauhari, Haris. 1992. Layar Perak 90 Tahun Bioskop di Indonesia. Jakarta: Gramedia, 1992.

Kartodirdjo, Sartono. 1987. Perkembangan Peradaban Priyayi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Kuntowijoyo. 2000. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Bentang Budaya.

Lombard, Denys. 2005. Nusa Jawa Silang Budaya Bagian I : Batas-Batas Pembaratan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Monasri. 2004. Tempat-tempat Plesiran masyarakat Belanda Totok di Surabaya (1870 – 1942): Studi Historis Mengenai Hiburan dan Rekreasi. Surabaya: Skripsi Universitas Airlangga.

Mulyana, Slamet. 1968. Runtuhnya Kerajaan Hindu Djawa dan Timbulnya Negara-Negara Islam di Nusantara. Jakarta: Bhratara.

Panorama, 27 Agustus 1927

Singgih. “Kampoengkoe Tempoe Doeloe” dalam Jawa Pos edisi November 1982.

Soekiman, Djoko. Kebudayaan Indis dan Gaya Hidup Masyarakat Pendukungnya di Jawa Abad XVIII-Medio Abad XX. Yogyakarta: Bentang Budaya.

Soenarto dan Dukut Soemardi. 1982. Ilmu Pengetahuan Sosial Kotamadya Surabaya. Surabaya: Usaha Nasional.

Stibbe, D G. 1921. Encyclopaedi Van Nederlandsch Indie Tweede Druk. Leiden: Martinus Nijhoffs.

Sunjayadi, Achmad. 2007. Vereeniging Touristenverkeer Batavia (1908-1942): Awal Mula Turisme di Hindia Belanda. Depok: Skripsi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.

Triantari, Meira. 2013. “Kebun Binatang Surabaya Tahun 1916-1942” dalam Jurnal Pendidikan Sejarah, Vol.1 No.3, Oktober 2013, Universitas Negeri Surabaya.

Von Faber, G.H. 1931. Oud Soerabaia. Soerabaia: Uitgegeven door de gemeente Soerabaia.

Van Niel, Robert. 2009. Munculnya Elite Modern Indonesia. Jakarta: Pustaka Jaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,  
Phone. (0341) 551312,
email: [email protected]
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya

P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

  Creative Commons License
This work is licensed under a CC BY SA 4.0.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats 

Flag Counter