Membawa Ekofeminisme Dalam Pembelajaran Sejarah
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, T. A. (2013). Pembelajaran Sejarah Berwawasan Lingkungan. Indonesian Journal of Conservation, (1), 74.
Ahmad, T. A. (2016). Sejarah Kontroversial di Indonesia: Perspektif Pendidikan. Yayasan Pustaka Obor.
Andaya, B. W. (2006). The Flaming Womb: Repositioning Women in Early Modern Southeast Asia. University of Hawai‘i Press.
Astuti, T. M. P. (2012). Ekofeminisme dan Peran Perempuan dalam Lingkungan. Indonesian Journal of Conservation, 1(1), 49–60.
Azifambayunasti, A. (2023). Konstruksi Gender dalam Buku Teks Sejarah (Analisis Wacana Kritis Buku Sejarah Indonesia Kelas XI dan XII Kurikulum 2013 Revisi 2017). Universitas Sebelas Maret.
Bachri, D. A., Hasan, S. H., & Mulyana, A. (2023). Perang Dunia II: Strategi perang darat jepang. FACTUM: Jurnal Sejarah Dan Pendidikan Sejarah, 12(2), 1. https://doi.org/10.17509/factum
Baudoin, A., Bosc, P.-M., Bessou, C., & Levang, P. (2017). A short history of palm oil in Indonesia: A ‘success story.’ In Review of the diversity of palm oil production systems in Indonesia: Case study of two provinces: Riau and Jambi. Center for International Forestry Research, 1–6. http://www.jstor.org/stable/resrep16293.4
BBC News Indonesia. (2020). Kisah para perempuan penjaga hutan Aceh: “Kami lebih didengar oleh para pembalak liar.” Https://Www.Bbc.Com/Indonesia/Majalah-55300012.
Birkeland, J. (1993). Linking Theory and Practice. In G. Gaard (Ed.), Ecofeminism: Women, Animals, Nature (2). Temple University Press.
Blackburn, S. (2004). Women and the State in Modern Indonesia. Cambridge University Press.
Boomgard, P. (2008). Frontiers of Fear: Tigers and People in the Malay World, 1600-1950. Yale University Press.
Cresswell, J. W. (2010). Research Design: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed. Pustaka Pelajar.
Djono, Joebagio, H., & Abidin, N. F. (2020). Pembelajaran Sejarah Naratif-Dekonstruktif: Suatu Kajian Konseptual Awal. 20, 19.
Djuang, D. (n.d.). The Three Big Oil Companies in Indonesia before 1945. Https://Oilandgascourses.Org/the-Three-Big-Oil-Companies-in-Indonesia-before-1945/.
Dobbin, C. (1983). Islamic revivalism in a changing peasant economy: Central Sumatra, 1784-1847. Routledge.
Epstein, T. (2016). The relationship between narrative construction and identity in History Education: implications for teaching and learning. Educar Em Revista, (60), 161–170. https://doi.org/10.1590/0104-4060.46024
Fahimah, S. (2017). Ekofeminisme: teori dan gerakan. Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1(1).
Farawita, F. (2018). Degradasi Ekologi dan Kapitalisme Revolusi Hijau Dalam Buku Teks Sejarah SMA. HISTORIA: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, I(2).
Firdaus, F. (2020). The women of Kendeng set their feet in cement to stop a mine in their lands. This is their story. Https://News.Mongabay.Com/2020/11/the-Women-of-Kendeng-Set-Their-Feet-in-Cement-to-Stop-a-Mine-in-Their-Lands-This-Is-Their-Story/.
Fitri, A. I., & Akbar, I. (2017). Gerakan sosial perempuan ekofeminisme di pegunungan kendeng provinsi jawa tengah melawan pembangunan tambang semen. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(1).
Freire, P. (2005). Pedagogy of The Oppressed. The Continuum International Publishing Group.
Galudra, G., & Sirait, M. (2009). A Discourse on Dutch Colonial Forest Policy and Science in Indonesia at the Beginning of the 20th Century. International Forestry Review, 11(4).
Gardner, C. V., & Riley, J. E. (2007). Breaking Boundaries: Ecofeminism in the Classroom. The Radical Teacher, (78), 24–33.
Gibson, L., Peck, C. L., Miles, J., & Duquette, C. (2025). Historical thinking: Trends, critiques, and future directions. In Current Opinion in Psychology (Vol. 65). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2025.102088
Hanifah, Z. M., Elfhani, N., Hafiza, M. F. I., & Ribawati, E. (2024). PENGARUH REVOLUSI HIJAU PADA MASA ORDE BARU DI INDONESIA. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 5(4).
Harvester, L., & Blenkinsop, S. (2010). Environmental Education and Ecofeminist Pedagogy: Bridging the Environmental and the Social. In Canadian Journal of Environmental Education (Vol. 15).
Howell, N. R., & et al. (2023). Ekofeminisme: Arah Baru dan Apa yang Perlu Kita Ketahui. Odise Publishing.
Ibrahim, J. (2004). Eksploitasi ekonomi pendudukan Jepang di Surakarta 1942-1945. Humaniora, 16(1), 35.
Iryanti, D. (2025). Krisis Lingkungan 2025: 4 Catatan WALHI yang Harus Diketahui. Https://Environment-Indonesia.Com/Krisis-Lingkungan-2025-4-Catatan-Walhi-Yang-Harus-Diketahui/.
Jemadu, A. (2021). Belajar dari Kegalalan Politik Pengelolaan SDA Orde Baru: Studi Kasus Kalimantan Timur. Indonesian Journal of International Law, 4(4). https://doi.org/10.17304/ijil.vol4.4.160
Karima, E. M. (2017). Kehidupan Nyai dan Pergundikan Di Jawa Barat Tahun 1900-1942. Diakronika, 17(1), 1.
Kartodirdjo, S. (1992). Pendekatan ilmu sosial dalam metodologi sejarah. Gramedia Pustaka Utama.
Khalid, K. (2018). Indonesia: Oil palm plantations and their trace of violence against women. Https://Www.Wrm.Org.Uy/Bulletin-Articles/Indonesia-Oil-Palm-Plantations-and-Their-Trace-of-Violence-against-Women.
King, Y. (1983). The Ecology of Feminism and the Feminism of Ecology. Harbinger: The Journal of Social Ecology, 1(2), 16.
Kuntowijoyo. (2003). Metodologi Sejarah. Tiara Wacana.
Kunz, Y., Hein, J., & Sobirin, M. (2024). Beyond Protection, toward Respect: Struggle for Environmental Justice in the Kendeng Mountains. Society and Natural Resources, 37(5), 826–844. https://doi.org/10.1080/08941920.2023.2267497
Kurniawan, G. F., Sutimin, L. A., & Warto. (2019). Dominasi orang-orang besar dalam sejarah indonesia: kritik politik historiografi dan politik ingatan. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 4(1), 36–52.
Kurniawan, H. (2014). Nyai Dalam Pergundikan: Pendorong Munculnya Kaum Indo di Hindia Belanda. Historia Vitae: Seri Pengetahuan Dan Pengajaran Sejarah, 28, 136.
Kusnoto, Y. (2022). Menyoal Narasi Kesadaran Lingkungan Melalui Buku Teks Pelajaran Sejarah Di SMA. Jurnal Historica, 6(2), 112–130.
Li, H. L. (2007). Ecofeminism as a pedagogical project: women, nature, and education. Educational Theory, (3).
Locher-Scholten, E. (2000). Women and the colonial state: essays on gender and modernity in the Netherlands Indies 1900-1942. Amsterdam University Press. www.ssoar.info
Ludlow, J. (2010). Ecofeminism and Experiential Learning: Taking the Risks of Activism Seriously. Transformations: The Journal of Inclusive Scholarship and Pedagogy, 21.
Mahardika, M. D. G. (2020). Kepentingan Rezim Dalam Buku Teks Sejarah di Sekolah. ISTORIA: Jurnal Pendidikan Dan Sejarah, 16(1).
Martyn, E. (2005). The Women’s Movement in Post-colonial Indonesia. Routledge Curzon.
Maulana, R., & Supriatna, N. (2019). Ekofeminisme: Perempuan, Alam, Perlawanan atas Kuasa Patriarki dan Pembangunan Dunia (Wangari Maathai dan Green Belt Movement 1990-2004). FACTUM: Jurnal Sejarah Dan Pendidikan Sejarah, 8(2).
Mies, M., & Shiva, V. (1993). Ecofeminism. Kali for Women.
Mies, M. (2021). Patriarchy and accumulation on a world scale : women in the international division of labour. Zed Books.
Milko, V., & Alangkara, D. (2024). In Indonesia, women ranger teams go on patrol to slow deforestation. Https://Apnews.Com/Article/Aceh-Indonesia-Deforestation-Forestry-Women-Rangers-83edf59f3914a512aa5031829d290d98.
Pradipta, L. (2017). Dealing With Discrimination: Women Labor and Oil Palm Plantation Expansion in Indonesia. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 7(1), 19–28.
Pratama, A. R., & Purwanto, B. (2016). Eksploitasi Hutan Di Kalimantan Timur Pada Masa Orde Baru, 1970-1998. Universitas Gadjah Mada.
Priyambodo, U. (2024). Kisah Perempuan Raja Ampat Melestarikan Alam Lewat Kearifan Lokal. Https://Nationalgeographic.Grid.Id/Read/134051300/Kisah-Perempuan-Raja-Ampat-Melestarikan-Alam-Lewat-Kearifan-Lokal?Page=all.
Purwanto, B. (2001). Historisisme Baru dan Kesadaran Dekonstruktif: Kajian Kritis Terhadap Historiografi Indonesiasentris. Humaniora, 8(1), 29–44.
Purwanto, B. (2025). Jejak Masa Lalu di Masa Kini dan Masa Depan. Penerbit Selak Lali.
Rahayu, R. I. (2007). Konstruksi Historiografi Feminisme Indonesia dari Tutur Perempuan.
Reid, A. (1988). Southeast Asia in the Age of Commerce 1450-1680. Yale University Press.
Wulan, T. R. (2007). Ekofeminisme Transformatif: Alternatif Kritis Mendekonstruksi Relasi Perempuan dan Lingkungan. Sodality: Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, Dan Ekologi Manusia, 1, 105–130.
Ricklefs, M. C. (2001). A History of Modern Indonesia since c. 1200. Palgrave.
Ridhoi, R. (2023). Memikirkan kembali tradisi sejarah lingkungan di Indonesia. Sejarah Dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, Dan Pengajarannya, 17(2), 131. http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya/index
Utama, T. R. (2024). Narasi sejarah yang tidak setara: mengurangi bias gender dalam buku teks sejarah Indonesia. Historiography: Journal of Indonesian History and Education, 4(4), 442–456.
Riyanto, G. (2024). Membaca ulang tradisi sasi: Antara sejarah, realita, dan harapan untuk konservasi. Https://Theconversation.Com/Membaca-Ulang-Tradisi-Sasi-Antara-Sejarah-Realita-Dan-Harapan-Untuk-Konservasi-262798.
Rupita. (2020). Kehidupan Perempuan Perbatasan: Kemiskinan dan Eksploitasi (Kajian Kasus di Perbatasan Jagoi Indonesia-Malaysia Kalimantan Barat). Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1), 135. http://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya
Safitry, M., Utami, I. W. P., & Ratmanto, A. (2022). Sejarah untuk SMA/MA kelas XII . Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Shiva, V. (1988). Staying alive : women, ecology, and survival in India. Kali for Women.
Spencer M. E. and Nichols, S. E. (2010). Exploring Environmental Education Through Ecofeminism: Narratives of Embodiment of Science. In B. and W. S. Bodzin Alec M. and Shiner Klein (Ed.), The Inclusion of Environmental Education in Science Teacher Education (pp. 255–266). Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-90-481-9222-9_17
Susanto, H., Fatmawati, S., & Fathurrahman, F. (2022). Analisis Pola Narasi Sejarah dalam Buku Teks Lintas Kurikulum di Indonesia. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah Dan Pendidikan, 6(2), 228–243. https://doi.org/10.29408/fhs.v6i2.6632
Amelia, Y. T, Hazimah, H. D., Rahmadani, N. A., Rosyid, A. N., Hendrian, R. C., Afliarso, A., Pradana, Y. A., Ilham, A., Utami, A. P., & Sihombing, R. (2025). Jugun Ianfu: Jejak Kelam dalam Sejarah Perempuan Indonesia. Mediasi, 4(2), 338–351. http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/mediasi
Van Klinken, G. (2025). Ekofeminisme Dari dominasi menuju jaring kehidupan. Inside Indonesia, (11a).
Warren, K. (2000). Ecofeminist philosophy : a western perspective on what it is and why it matters. Rowman & Littlefield.
Wieringa, S. E. (2010). Penghancuran gerakan perempuan: politik seksual di Indonesia pascakejatuhan PKI (Harsutejo, Tran.). Galang Press.
Wulandari, A. (2020). Menghadirkan perempuan dalam historiografi pasca merdeka: membangun karakter bela negara melalui narasi sejarah. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 10(2). https://mediaindonesia.com/read/
Yulia, D. (2016). Perspektif Gender Dalam Historiografi Indonesia. Jurnal Dimensi, 5(2), 1–6.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um0330v9i1p79-96
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,
Phone. (0341) 551312,
email: [email protected]
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah/index
E-ISSN 2622-1837

This work is licensed under a CC BY SA 4.0.




