Meningkatkan Keterampilan Melepas Diapers Melalui Teknik Modelling bagi Anak Autis di Sekolah Inklusi

Rina Listya, Ahsan Romadlon Junaidi, Ediyanto Ediyanto, Wiwik Dwi Hastuti, Ranti Novianti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan melepas diapers pada anak autis kelas III di Sekolah Inklusi melalui penerapan teknik modelling. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kemandirian anak autis dalam aktivitas sehari-hari, khususnya toilet training, yang sering kali menjadi tantangan akibat ketergantungan pada diapers. Anak autis mengalami kesulitan dalam memahami dan mengekspresikan kebutuhan buang air, sehingga diperlukan intervensi yang efektif untuk membantu mereka menguasai keterampilan ini.
Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif, melalui observasi, wawancara dan literatur review. Subjek penelitian adalah anak autis kelas III di Sekolah Inklusi yang masih mengalami ketergantungan pada diapers. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta evaluasi hasil kerja siswa. Teknik modeling dipilih sebagai intervensi karena kemampuannya dalam memfasilitasi pembelajaran melalui pengamatan dan peniruan perilaku yang diperagakan oleh guru.
Hasil penelitian diharapkan menunjukkan peningkatan keterampilan melepas diapers pada anak autis, yang meliputi kemampuan mengenali tanda-tanda tubuh, mengikuti langkah-langkah menuju toilet, dan melepas diapers secara mandiri. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang dihadapi anak selama proses toilet training dan mengevaluasi efektivitas teknik modeling dalam mengatasi hambatan tersebut. Manfaat penelitian mencakup aspek praktis bagi pendidik dan orang tua dalam mengajarkan keterampilan mandiri, kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus, serta peningkatan kualitas hidup anak autis melalui kemandirian dan integrasi sosial. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan layanan pendidikan di SLB dan lembaga serupa.

Keywords


anak autis; keterampilan melepas diapers; teknik modeling; toilet training; kemandirian

Full Text:

PDF

References


Abimanyu, S & Manrihu, M.T, 2009. Teknik dan Laboratorium Konseling. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.

Ando. H. 1977. Training Autistic Children to Urinate in the Toilet Through Operant Conditioning Techniques. Japan. Journal of Autism and Children Schizophrenia.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta

Alwisol, 2009. Psikologi Kepribadian. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Barone. J. G. 2009. Later Toilet Training is Associated with Urge Incontinence in Children. New Brunswick: Journal of Pediatric Urology.

Diena. (2009). Popok Moderen bisa sebakan mandul. http://Dienaanakbunda.net/new/. Diaskes pada tanggal 23 Desember 2024

Dodo, Sudrajat. 2013. Pendidikan Bina Diri Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: PT. Luxima Metro Media

E. Autin, & Andrea M. Begotka. 2024. A Diaper Fading Protocol to Treat Toilet Refusal: Four Case Studies. https://doi.org/10.1016/j.cbpra.2023.12.009. Diakses 11 Februari 2025.

Fauzan, Lutfi. 2009. Teknik Modeling. (Online) tersedia dalam http://lutfifauzan. wordpress.com /2009/12/23/teknik-modeling. (Diakses pada tanggal 23 Desember 2024.

Nursalam. 2016. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi Kempat. Jakarta: Salemba Medika.

Francis. K, dkk. 2017. The Assessment and Treatment of Toileting Difficulties in Indiviudals with Autism Spectrum Disorder and Other Developmental Disabilities. New York: Springer Science & Business Media.

Notoatmodjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Hidayat, A. A. (2009). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak 1. Jakarta : Salemba.

Hutomono, Shodiq. 2011. Observasional Learning: Metode Psikologis Yang dilupakan dalam Psikologis Olahraga. Jurnal Ilmiah SPIRIT. 11, (2), 25

Pamuji. (2007). Model Terapi Terpadu Bagi Anak Autisme. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Safari Triantoro. (2005). Autisme Pemahaman Baru untuk Hidup Bermakna Bagi Orang Tua. Yogyakarta : Graha Ilmu

Sujarwanto. (2005). Terapi Okupasi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Proyek Pendidikan Tenaga Akademik. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan

Yosfan Azwandi. (2005). Mengenal dan Membantu Penyandang Autisme. Jakarta: Direktorat Ketenagaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.

Widyastuti, A. (2019). 77 Permasalahan Anak dan Cara Mengatasinya. Elex Media Kom.

Wong, D.L., & Marilyn, L.W. (2008). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Edisi 6. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um031v11i22025p47-51

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats