Pengembangan Pendidikan Inklusif Melalui Sistem Layanan Pembelajaran

Tabitha Buang Komas, Ahsan Romadlon Junaidi, Umi Safiul Ummah, Wiwik Dwi Hastuti, Ranti Novianti

Abstract


Penyelenggaraan pendidikan di Indonesia diwujudkan melalui Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang tekanan pada pemerataan pendidikan tanpa ada diskriminasi terhadap Anak Berkebutuhan Khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pendidikan inklusif dalam sistem layanan pembelajaran yang merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pendidikan inklusif yang efisien dan efektif dalam sistem layanan pembelajaran, serta peningkatan mutu pendidikan bagi peserta yang dibesarkan berkebutuhan khusus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilangsungkan di beberapa sekolah yang telah mengimplementasikan sistem layanan pembelajaran inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusif yang dikembangkan mampu meningkatkan mutu pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Meningkatkan pendidikan dan pemahaman terhadap kebutuhan peserta didik dengan penerapan sistem layanan pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik berkebutuhan khusus.

Keywords


Pengembangan Pendidikan Inklusif; Sistem Layanan Pembelajaran; peserta didik berkebutuhan khusus

Full Text:

PDF

References


Budiono, A.N. , dan Muslim, I.B. (2020). Program Pendidikan Perorangan (PPI). Jember : CV. Pustaka Abadi.

Darma, I.P. , dan Rusyidi, B. (nd ) . Implementasi Sekolah Inklusi di Indonesia. Riset dan PKM, hlm. 147-300.

Fernandes, R. (2017). Penyesuaian Sekolah terhadap Kebijakan Pendidikan Inklusif. Jurnal Riset dan Pendidikan Sosiologi, 119-125.

Fitrianah. (2018). Meningkatkan Minat Belajar Anak Inklusi melalui Model Pull Out di MI Nurul Huda Kalangananyar Sedati. umsida.

Kholida, L. (2016). Manajemen Pendidikan Inklusi: Model Disabilitas Sosial. TARBAWI.

Lisinus, R. , dan Sembiring, P. (2020). Pembinaan Anak Berkebutuhan Khusus (Sebuah Sudut Pandang Bimbingan dan Konseling). Medan: Yayasan Kita Menulis.

Nafisah, S. , dan Rohaya, S. (2021). Sistem Pemantauan Akademik bagi Mahasiswa Difabel dengan Uji Kotak. Inklusi, 43-62.

Nuraini. (2019). Model Layanan Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Edukatif, 5(2), 102.

Sofyan, N. (2021, Februari). Peran Evaluasi Pendidikan.

Subasno, Y. (2018). Pendidikan Inklusif untuk Mengakomodasi Peserta Didik dalam Rangka Pengembangan Indonesia. Repositori Institusi UPH Surabaya.

Sukadari. (2019). Model Pendidikan Inklusi dalam Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Yogyakarta: Penerbit Kanwa.

Wahyuno, E. , Ruminiati, dan Sutrisno. (2014). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Inklusif Tingkat Sekolah Dasar. Sekolah Dasar, 77-84.

Ta'allum, 1(1), 107.

Wibowo, A. (2019). Isu-Isu Pendidikan Inklusi di Indonesia. Publikasi Ilmiah UMS.

Widyanti, R. (2017). Evaluasi Pelaksanaan Program Inklusi Sekolah Dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um031v11i22025p106-111

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats