Pengaruh Modified Circuit Training Terhadap Keseimbangan dan Koordinasi Gerak Motorik pada Anak Tuna Rungu SMPLB Se-Kota Banda Aceh

Taufik Sulaiman, Ediyanto Ediyanto, Sinta Yuni Susilawati, Ahsan Romadlon Junaedi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Modified Circuit Training (MCT) terhadap keseimbangan dan koordinasi gerak motorik pada anak tunarungu di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) se-Kota Banda Aceh. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan bahwa anak tunarungu cenderung memiliki keterlambatan dalam pengembangan keterampilan motorik akibat keterbatasan akses terhadap stimulus auditorik, yang berdampak pada keseimbangan tubuh dan koordinasi gerak. Modified Circuit Training sebagai bentuk latihan fisik yang dimodifikasi diyakini mampu meningkatkan kemampuan motorik melalui rangkaian latihan terstruktur yang mengkombinasikan unsur kekuatan, kelincahan, koordinasi, dan stabilitas postural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) model pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah 40 siswa tunarungu dari empat SMPLB di Kota Banda Aceh yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengukuran keseimbangan menggunakan Modified Bass Test of Dynamic Balance dan pengukuran koordinasi gerak motorik menggunakan Alternate Hand Wall Toss Test. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan uji-t independen pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keseimbangan dan koordinasi gerak motorik kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulannya, Modified Circuit Training efektif digunakan sebagai metode latihan untuk meningkatkan keseimbangan dan koordinasi gerak motorik anak tunarungu SMPLB. Penelitian ini merekomendasikan agar guru pendidikan jasmani adaptif mengintegrasikan MCT ke dalam program pembelajaran motorik siswa tunarungu.

Keywords


Modified Circuit Training; keseimbangan; koordinasi gerak motorik; anak tunarungu; SMPLB

Full Text:

PDF

References


omarisa & Ardianingsih (2020) mengembangkan strategi Permainan Sirkuit untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar pada anak dengan autisme di Jurnal Pendidikan Khusus

Desa Ansori (2020) menyusun Pola Gerak Sirkuit dalam penjas untuk siswa SDLB dengan disabilitas grahita, berasal dari Jendela Olahraga

Van Saniyati & Yulvia (2021) mengeksplorasi efektivitas physical exercise (termasuk senam atau latihan fisik rutin) untuk mengurangi perilaku repetitif pada anak ASD di Special Need Education Journal

Wardhani (2021) meneliti implementasi bina gerak (intervensi fisik adaptif) di SKH Negeri 02 Serang, menunjukkan pengaruh positif terhadap perkembangan motorik ABK secara kualitatif

Zhou, Y., Ji, W., & Chen, H. (2022). Effectiveness of interventions on improving balance in children and adolescents with hearing impairment: A systematic review. Children, 9(6), 856. https://doi.org/10.3390/children906085

Jatnika (2023) menguji circuit training PGD terhadap kompetensi motorik anak SD kelas atas di repositori UPI. Hasil menunjukkan adanya pengaruh positif terhadap kemampuan motorik awal siswa

Susanto, N., Sari, D. P., & Wicaksono, A. (2024). Adaptive physical education learning: Evaluation by teachers of deaf students at special elementary schools. Human Movement, 25(4), 1–10. https://doi.org/10.5114/hm/192889

Putra, R. A. (2021). Pengaruh metode latihan sirkuit terhadap kebugaran jasmani siswa SLB. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(2), 145–153.

Kurniawan, T., & Arifin, A. (2022). Perkembangan motorik anak tunarungu: Tantangan dan intervensi. Jurnal Olahraga Adaptif, 4(1), 12–21

Lestari, F., & Novita, A. (2023). Keseimbangan dan koordinasi motorik pada anak tunarungu: Tinjauan teoretis dan praktis. Jurnal Penjas Adaptif, 5(2), 90–100

United Arab Emirates architecture. (n.d.). Retrieved June 17, 2010, from UAE Interact website: http://www.uaeinteract.com/

Zein, M. I., Ibrahim, M. M., & Allam, H. (2020). The effect of short-period high-intensity circuit training modified FIFA 11+ on fitness and cardiovascular load in youth soccer players. Journal of Sports Medicine & Physical Fitness, 60(11), 1410–1416. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31565913/

Wulandari, N., & Prasetyo, A. (2020). Pengembangan model pembelajaran olahraga adaptif berbasis circuit training untuk anak berkebutuhan khusus. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 19(1), 55–67. https://doi.org/10.21831/jik.v19i1.31250

Hidayat, R., & Munawar, M. (2021). Karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik tunarungu di SLB. Jurnal Pendidikan Inklusif Indonesia, 5(1), 45–56.

Prasetyo, E., & Andini, M. (2024). Gangguan vestibular dan implikasinya terhadap keseimbangan anak tunarungu. Jurnal Kesehatan Olahraga, 6(1), 15–26.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um031v11i22025p92-96

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats