Pengembangan Media Komik Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Teks Sederhana Peserta Didik Disabilitas Intelektual

Tri Sedya Silo Pratiwi, Endang Pudjiastuti Sartinah, Sujarwanto Sujarwanto

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengembangkan media komik digital yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca teks sederhana pada peserta didik disabilitas intelektual ringan. Pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian adalah enam peserta didik disabilitas intelektual ringan di SLB Negeri Cerme, Gresik. Data diperoleh melalui validasi ahli media dan materi, observasi, wawancara, serta tes pretest–posttest. Hasil validasi ahli menunjukkan media termasuk kategori “sangat layak” dengan skor 96%–100%. Uji efektivitas menggunakan N-Gain menghasilkan nilai rata-rata 0,73 (kategori tinggi) disertai peningkatan signifikan (p = 0,001). Komik digital terbukti meningkatkan motivasi, konsentrasi, dan kemampuan membaca teks sederhana secara bermakna. Media ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran membaca di sekolah luar biasa

Keywords


komik digital; membaca teks sederhana; disabilitas intelektual ringan; media pembelajaran; ADDIE

Full Text:

PDF

References


Pendidikan Kebutuhan Khusus. Vol. 7, No. 2.

American Association on Intellectual and Developmental Disabilities. (2010). Intellectual disability: Definition, diagnosis, and classification. Washington, DC: Author.

McCloud, S. (1993). Understanding comics: The invisible art. Northampton, MA: Kitchen Sink Press.

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge, UK: Cambridge University Press.

Branch, R. M., & Kopish, M. A. (2014). Instructional design models. In M. Spector (Ed.), The SAGE encyclopedia of educational technology (pp. 427-432). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The systematic design of instruction (8th ed.). New York, NY: Pearson.

Gustafson, K. L., & Branch, R. M. (2007). Survey of instructional development models (4th ed.). Syracuse, NY: ERIC Clearinghouse on Information and Technology.

Molenda, M. (2003). In search of the elusive ADDIE model. Performance Improvement, 42(5), 34-37.

Reiser, R. A., & Dempsey, J. V. (2012). Trends and issues in instructional design and technology (3rd ed.). Boston, MA: Pearson.

Samsudi, S. (2008). Pendidikan luar biasa. Bandung: PT Refika Aditama.

Sukardi, D. H. (2007). Anak berkebutuhan khusus. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Suryabrata, S. (2010). Metodologi penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian dan pengembangan. Bandung: Alfabeta.

Uno, H. B. (2008). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Widodo, J. P. (2012). Pengembangan media pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Winkel, W. S. (2009). Psikologi pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um031v11i22025p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats