Pengenalan tradisi Laras Madya dalam pembelajaran IPS melalui pendekatan konstruktivisme

Moch. Dimas Galuh Mahardika, Sariyatun Sariyatun

Abstract


Pembelajaran IPS merupakan satu kiat di dalam memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang kehidupan sosial di dunia nyata kepada siswa. Pada hakikatnya, IPS merupakan integrasi kajian ilmu-ilmu sosial seperti sejarah, geografi, ekonomi, politik sosiologi dan ilmu humaniora lainnya. Maka tujuan utama pembelajaran IPS adalah untuk menciptakan manusia yang sadar akan posisinya sebagai anggota masyarakat dan warga negara. Pengenalan tradisi lokal juga perlu untuk disisipkan dalam materi umum IPS supaya siswa mampu mengenal lebih jauh tradisi lokal yang ada, salah satunya tradisi Laras Madya. Laras Madya merupakan salah satu tradisi lokal yang dapat disisipkan di dalam materi umum IPS. Pendekatan yang digunakan untuk mengenalkan tradisi ini adalah pendekatan konstruktivisme. Konstruktivisme dianggap efektif untuk digunakan karena pendekatan ini memberikan ruang yang cukup luas untuk siswa aktif dalam mencari, mengumpulkan, dan mengolah informasi guna membangun pengetahuan mereka. Artikel ini merupakan gagasan konseptual penulis yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru terkait dengan tradisi lokal dan untuk memberikan referensi baru dalam pembelajaran IPS.

 

DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um022v5i22020p103


Keywords


Pembelajaran IPS; Laras Madya; Konstruktivisme

Full Text:

PDF

References


Adzkia, S. F. (2016). Analisis Bentuk Musik atas Kesenian Laras Madya dan Resistensinya dalam Budaya Jawa. PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, Dan Penciptaan Musik, 4(1), 1–12.

Astawa, I. B. M. (2017). Pengantar Ilmu Sosial. Rajawali Press.

Bakri, S. (2015). Gerakan Komunisme Islam Surakarta 1914-1942 (Cetakan I). Penerbit & distribusi, LKiS Pelangi Aksara.

Bucchi, M. (2004). Science in Society: An Introduction to Social Studies of Science (1st English language ed). Routledge.

Carey, P. (2011). Kuasa Ramalan: Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama di Jawa, 1785-1855. Kepustakaan Populer Gramedia.

Ciptoprawiro, A. (1986). Filsafat Jawa. Balai Pustaka.

Endayani, S. H. (2018). Sejarah dan Konsep Pendidikan IPS. Jurnal Ittihad, 2(2), 117–126.

Geertz, C. (1973). The Interpretation Of Cultures. Basic Books.

Geertz, C. (1976). The Religion of Java. University of Chicago Press.

Hasan, S. H. (1996). Pendidikan Ilmu Sosial. Dirjendikti, Depdikbud RI.

Hauser, A. (1982). The Sociology of Art. The University of Chicago Press.

Houben, V. J. H. (2002). Keraton dan Kompeni: Surakarta dan Yogyakarta 1830-1870. Bentang Budaya.

Kymlicka, W. (1995). Multicultural Citizenship: A Liberal Theory of Minority Rights. Clarendon Press ; Oxford University Press.

Mu’ammar, M. A. (2019). Nalar Kritis Pendidikan. IRCiSoD.

Nasution, T., & Lubis, M. A. (2018). Konsep Dasar IPS. Samudra Biru.

Panggiyo. (2004). Seni Larasmadya Desa Wonorejo Kabupaten Sukoharjo. Keteg, 4(1), 41–53.

Ricklefs, M. C. (2007). Sejarah Indonesia Modern. Serambi Ilmu.

Schiering, M. S., Bogner, D., & Buli-Holmberg, J. (2011). Teaching and Learning: A Model for Academic and Social Cognition. Rowman & Littlefield Education.

Sumantri, M. N. (2001). Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. PT Remaja Rosdakarya.

Sumarsam. (1992). Historical Context and Theories Javanese Music. Cornell University.

Waesberghe, F. H. S. (2016). Estetika Musik. Thafa Media.

Woolfolk, A. (2004). Educational Psychology. Pearson.

Zed, M. (2004). Metode Peneletian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.


Refbacks





Copyright (c) 2020 Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS



Editorial and Administration Office:
This Journal is published by Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang
Semarang St. No. 5 Building I3-102 65145.
Phone. (0341) 551312. line. 376 (19)
Homepage: http://journal2.um.ac.id/index.php/jtppips/index
email: jtp2ips.journal@um.ac.id 


JTP2IPS INDEXED BY:

 

ISSN 2503-5347
ISSN 2503-1201


 Creative Commons License

JTP2IPS is under licensed by CC BY 4.0.