Asesmen pada Anak Berkebutuhan Khusus : Studi Kasus di Yayasan Bhakti Luhur Malang

Monika Sirken, Ahmad Samawi, Ediyanto Ediyanto

Abstract


Sistem Asesmen pada anak berkebutuhan khusus yang dilakukan yayasan Bhakti Luhur Malang sudah berlangsung 62 tahun.  Suatu model asesmen holistik yang terdiri dari 7 tahap proses yakni proses identifikasi, asesmen, penyusunan program, intervensi, program transisi, penentuan program kemandirian dan pelaksanaan program kemandirian. Tujuh tahap ini menarik dan menantang penulis untuk menggali, mendalami sehingga perlu diteliti agar bisa dideskripsikan kembali alurnya menjadi panduan tertulis. Penelitian ini menggunakan pedekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang dirancang untuk mengetahui bagaimana proses identifikasi, asesmen dan penyusunan program bagi anak berkebutuhan khusus yang diterima dan tinggal di wisma Bhakti Luhur Malang. Temuan penelitian bahwa proses identifikasi sudah dimulai oleh staff penerimaan anak. Kemudian identifikasi mendalam diwisma melalui tahap observasi 3 bulan dengan Panduan Terpadau Bhakti Luhur) PTBL, disekolah menggunakan buku 3 M (membaca, menulis, menghitung) dan terapi dengan format pengecekan awal. Tujuan identifikasi mendalam untuk menentukan kelayakan diterima atau tidak. Asesmen sebagai tindak lanjut dari identifikasi yang dimulai dengan tes IQ yang didukung data dari wisma, sekolah dan terapi. Hasil tes ini dilengkapi dengan usulan latihan di wisma dalam bentuk Master. Hasil tes juga diberikan kepada sekolah dan terapi. Selanjutnya program di wisma itu dievaluasi perbulan, semester dan tahunan. Jadi evaluasi program bulanan itu menjadi patokan lagi untuk menyusun program selanjutnya, begitu terus sampai anak berkebutuhan khusus dewasa atau siap kembali ke masyarakat atau hidup tetap di wisma Bhakti Luhur. Jadi program dari 3 sisi yakni wisma, sekolah dan terapi mengambil peran masing-masing saling melengkapi demi kemajuan dan kemandirian anak berkebutuhan khusus kelak

Keywords


Asesmen; Anak Berkebutuhan khusus; Yayasan Bhakti Luhur Malang

Full Text:

PDF

References


Awaliah, N. P., Khoirunisa, A., Anjelina, R., & Marhadi,

H. (2024). Peningkatan kompetensi guru dalam

identifikasi dan asesmen anak berkebutuhan

khusus di sekolah inklusif. BERSATU: Jurnal

Pendidikan Bhineka Tunggal Ika, 2(3), 153-162.

Dewi, D. P. (2018). Asesmen sebagai upaya tindak lanjut

kegiatan identifikasi terhadap anak berkebutuhan

khusus. Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi,

(1), 17-24.

Firman, E., Jati, I. I., Andriani, O., & Prahagia, Y.

(2023). Meningkatkan Layanan Intervensi Anak

Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Dasar Negeri

/II SKB. Jurnal Pendidikan Vokasi Dan Seni

(JPVS), 2(1), 93–97. https://doi.org/10.52060/

jpvs.v2i1.1766.

Hamzah, S. I., Djuko, R. U., & Juniarti, Y. (2020).

Asesmen terhadap anak berkebutuhan khusus

(ABK). Jambura Early Childhood Education

Journal, 2(1), 109-123.

Mirnawati. (2020). Identifikasi anak berkebutuhan

khusus di sekolah inklusi. In Sleman: Deepublish.

Nastiti, D. (2021). Buku Ajar Asesmen Minat Dan

Bakat Teori Dan Aplikasinya. Buku Ajar Asesmen

Minat Dan Bakat Teori Dan Aplikasinya. https://

doi.org/10.21070/2020/978-623-6833-74-2

Natalia, D. N., & Westhisi, S. M. (2024). Urgensi

kebijakan asesmen anak berkebutuhan khusus.

CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif

Adaptif), 7(5), 491-499.

Paulus H.Janssen. (1986). Latihan Perkembangan

Anak Jilid III Masa anak 16-Dewasa (pp. 1–100).

Yayasan Bhakti Luhur Malang.

Rifka Anna Miratul Faidah, N. 17204080023.

(2019). Implementasi Dan Asesmen Pada Anak

Berkebutuhan Khusus Di Kelas Iv Sekolah Dasar

Negeri Tamansari 1 Yogyakarta. 92. https://

digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/41213/

Sa’idah, F. (2015). Implementasi Program Pendidikan

Inklusif di Sekolah Dasar Negeri (SDN)

Sumbersari 3 Malang. Electronic Theses, 1–121.

Selian, S. N. (2023). Asesmen anak berkebutuhan

khusus. Syiah Kuala University Press.

Soendari, N. (2015). Asesmen dalam Pendidikan

Anak Berkebutuhan Khusus (Keempat). Amanah

Offset.

Syamsi, I., & Haryanto. (2019). Pengantar Identifikasi

dan Asesmen Suatu Tinjauan Anak Berkebutuhan

Khusus (pp. 64–66).

Tim Okupasi Terapi. (2000). Konsep dan pendekatan

terapi (p. 51). PPRBM Bhakti Luhur.

Yuwono I. (2015). Identifikasi dan Asesmen Anak

Berkebutuhan Khusus Setting Pendidikan Inklusif

(Muniroh Nadia (ed.); II). Pustaka Banua.

(Zuldafrial. (2021). Bab 3 Keabsahan data. Repository

Stei,

–27.

http://www.academia.edu/

download/35360663/METODE_PENELITIAN_

KUALITAIF.doc




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um031v11i12025p82-87

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats