Modul Berbasis Blended Learning untuk Pembelajaran Taman Kanak-Kanak Di Masa Pandemi
Abstract
Abstrak: Masa Taman Kanak-kanak (TK) merupakan masa golden age untuk menggali potensi kecerdasan sebanyak-banyaknya. Namun, perkembangan kemampuan dasar yang dimiliki oleh peserta didik masih belum mencapai target yang diharapkan. Tidak semua anak dapat berkembang sesuai dengan tahapan perkembangan yang semestinya. Untuk menjawab permasalahan tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan modul berbasis blended learning. Blended Learning dipilih karena disesuaikan dengan pembelajaran di tengah pandemi. Langkah-langkah pengembangan modul mengikuti model pengembangan ADDIE. Modul diujicobakan pada ahli isi, ahli desain pembelajaran, kelompok kecil dan uji lapangan. Hasil validasi uji ahli isi diperoleh nilai kelayakan sebesar 95% dan ahli desain pembelajaran sebesar 90%. Rerata kelayakan pada uji kelompok kecil sebesar 91% dan uji lapangan sebesar 95%. Modul berbasis Blended Learning ini memberikan kontribusi yang besar pada pembelajaran di masa pandemi karena menjadi solusi terhadap permasalahan dalam pembelajaran. Penggunaan modul dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran bahkan untuk kegiatan fisik. Pembelajaran Blended Learning juga menjadi sarana yang baik dalam mengenalkan pemanfaatan teknologi pada peserta didik.
Abstract: Kindergarten is a golden age to explore the potential of intelligence as much as possible. However, the development of basic abilities possessed by students has not yet reached the expected target. To answer these problems, this research is conducted with the aim of developing a blended learning-based module. Blended Learning is chosen because of its adaptability in learning in the midst of a pandemic. The module development steps follow the ADDIE development model. The results of the validation of the content expert test obtains a feasibility value of 95% and a learning design expert of 90%. The mean of feasibility in the small group test is 91% and the field test is 95%. This Blended Learning-based module makes a major contribution to learning during a pandemic because it is a solution to learning problems. The use of modules can increase the activeness and motivation of students in learning activities even for physical activities. Blended Learning is also a good way of introducing the use of technology to students.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Airlanda, G. S. (2016). Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Berbasis hsps Dipadukan Blended Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains siswa XI IPA SMA Kristen Petra Malang. Jurnal Pendidikan Sains (JPS), 4(1), 1–5.
Alfiana, H., Karyono, H., & Gunawan, W. (2021). Analisis Butir Tes Keterampilan Berpikir Kritis Dan Pengetahuan Prosedural Grammar Bahasa Inggris. JINOTEP (Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pembelajaran), 8(1), 12.
Alfiriani, A., & Hutabri, E. (2018). Kepraktisan dan Keefektifan Modul Pembelajaran Bilingual Berbasis Komputer. Jurnal Kependidikan, 1(1).
Andriani, R. (2019). Pengembangan Elektronik Modul (E-Modul) Berbasis Kearifan Lokal Untuk Pembelajaran Kelompok Di Taman Kanak-Kanak Kota Jambi.
Anggraeni, C. S., Hidayati, N., Farisia, H., & Khoirulliati, K. (2020). Trend Pola Asuh Orang Tua dalam Pendampingan Model Pembelajaran Blended Learning pada Masa Pandemi Covid-19. Journal of Early Childhood Education and Development, 2(2), 97–108.
Anggraini, N., Suana, W., & Sesunan, F. (2020). Pengaruh Penerapan Blended Learning pada Materi Hukum Newton Tentang Gerak Terhadap Motivasi Belajar dan Kemampuan Pemecahan Masalah. Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(1), 22–36.
Bacotang, J., Isa, Z. M., Mustafa, M. C., Arshad, M., & Omar, A. (2016). Aplikasi Model ADDIE Dalam Pembangunan Modul Literasi Awal (Modul Lit-A) Untuk Awal Kanak-Kanak. JPBU, 1–10.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach (Vol. 722). Springer Science & Business Media.
Burhan, N. M., Tamuri, A. H., & Nordin, N. M. (2017). Penerimaan Modul Pembelajaran Digital Berasaskan Strategi Blended Learning (e-CITAC) dalam Kursus TITAS. O-JIE: Online Journal of Islamic Education, 4(1), 1–16.
Cheriana, L., & Sumaryanto, P. (2018). Peningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris Pada Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Montessori di TK Kidea Kelapa Gading Jakarta Utara. Bina Manfaat Ilmu: Jurnal Pendidikan, 1(03), 161–170.
Deva, M. C., Hendrawijaya, A. T., & Indrianti, D. T. (2019). Upaya Pengembangan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Pada Kelompok B DI TK Wisma Rini Kecamatan Semboro Kabupaten Jember. Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 3(1), 19–22.
Eriani, E., & Amiliya, R. (2020). Blended Learning: Kombinasi Belajar Untuk Anak Usia Dini di Tengah Pandemi. Mitra Ash-Shibyan, 3(01), 11–21.
Fatirul, A. N. (2020). Online Application Development in Blended Learning to Increase Ease of Collaboration and Communication and Students Freedom of Thought Ability. International Journal of Arts and Social Science ISSN: 2581-7922, 3(5), 112–118.
Fitri, N. D., & Hariyani, I. T. (2019). Pengembangan Modul Fingermathic untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung pada Anak Usia Dini. Prosiding Conference on Research and Community Services, 1(1), 202–210.
Hidayati, S. (2017). Peningkatan Kemampuan Seni melalui Metode Demonstrasi Pada Siswa Kelompok B TK Dharma Wanita 3 Karangan. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Menengah (JUPEDASMEN), 2(3).
Kamanitra, R. P. S., & Deviana, T. (2019). Pengembangan Modul Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Ii Berbasis Blended Learning. Jurnal Ilmiah Edukasi & Sosial, 10(1), 88–97.
Miyanti, I. N. (2021). Blended Learning Menggunakan Whatsapp untuk Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 8(1), 26–35.
Muthmainnah, A., & Suswandari, M. (2021). Implementasi Station Rotation Blended Learning tehadap Motivasi Belajar dan Pendidikan Karakter Peserta Didik. International Journal of Public Devotion, 3(2), 59–64.
Nasohah, U. N., Izuan, M., & Nazipah, N. (2015). Model ADDIE dalam Proses Reka Bentuk Modul Pengajaran: Bahasa Arab Tujuan Khas Di Universiti Sains Islam Malaysia Sebagai Contoh. Proceedings of the International Seminar on Language Teaching.
Novitasari, Y. (2018). Analisis Permasalahan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(01), 82–90.
Nurmiati, N. (2018). Meningkatkan Kemampuan Bahasa Melalui Metode Bercerita Pada Anak Usia Dini Di TK. ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal), 1(1), 27–32.
Prastyo, G. M., Kurniawan, F., & Resita, C. (2020). Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning Dalam Kebugaran Jasmani Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas 12 Sekolah Ma Nurul Huda. Jurnal Literasi Olahraga, 1(1), 60–65. https://doi.org/10.35706/jlo.v1i1.3979
Purnama, M. N. A. (2020). Blended Learning Sebagai Sarana Optimalisasi Pembelajaran Daring Di Era New Normal. SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 2(02), 106–121.
Purnomo, A., Ratnawati, N., & Aristin, N. F. (2017). Pengembangan Pembelajaran Blended Learning pada Generasi Z. Jurnal Teori Dan Praksis Pembelajaran IPS, 1(1), 70–76.
Rasheed, R. A., Kamsin, A., & Abdullah, N. A. (2020). Challenges in the Online Component of Blended Learning: A Systematic Review. Computers & Education, 144, 103701.
Riduwan. (2016). Skala Pengukuran dan Variabel-Variabel Penelitian. Alfabeta.
Saboowala, R., & Manghirmalani-Mishra, P. (2020). Perception of In-Service Teachers Towards Blended Learning as the New Normal in Teaching-Learning Process Post COVID-19 Pandemic. Research Square, 1–16.
Sarifa, S., Mursanib, M., & Rizal. (2016). Meningkatkan Kemampuan Dasar Kongnitif Anak Melalui Metode Pemberian Tugas Di Kelompok B TK Teratai Sunju. Bungamputi, 3(2), 951–952.
Soesilo, A., & Munthe, A. P. (2020). Pengembangan Buku Teks Matematika Kelas 8 dengan Model ADDIE. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(3), 231–243.
Usnah, U. (2021). Pelaksanaan Pemberian Tugas bisa Meningkatkan Kemampuan pada Anak TK Negeri Pembina Sungai Raya dalam Mengenal Warna. Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 26–36.
Winarsih, B. D., & Hartini, S. (2020). Peningkatan Pengetahuan Guru Paud tentang Deteksi Tumbuh Kembang Anak Menggunakan KPSP. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(2), 100–108.
Windarti, W. (2020). Peningkatan Hasil Belajar Karya Seni Menggunakan Metode Demonstrasi di TK Negeri Pembina Kecamatan Giritontro. JURNAL CIKAL CENDEKIA, 1(1).
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um031v8i32021p258
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Melawati Thedjo, Hartono Hartono, Sugito Sugito

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
======================================================================
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran published by Universitas Negeri Malang in collaboration with the Asosiasi Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia (APS TPI) and Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) with a MoU.
Publisher Address:
Educational Technology Laboratorium, Building D5, 1st Floor
Faculty of Education, Universitas Negeri Malang
Semarang St. No. 5, Malang City, East Java Province, Postal Code 65145
Email: [email protected]
======================================================================

JINOTEP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JINOTEP Statistics (Since July 13th, 2020)

.png)




.png)
1.png)
1.png)
4.png)
2.png)
1.png)
1.png)
.png)


_3.png)




1.png)
.png)